Ablasio Retina – Operasi Mata

Ablasio Retina – Operasi Mata

 

Dalam dunia kedokteran istilah Ablasio retina merupakan terpisahnya lapisan sensori retina dari lapisan epitel. Ablasi retina bisa terjadi secara sepontan maupun secara sekunder. Kondisi ini dapat terjadi pada semua usia, tetapi yang paling umum terjadi pada orang di atas usia 40 tahun.

Ablasio Retina – Operasi Mata

Ablasio Retina – Operasi Mata

Retina adalah jaringan tipis dan transparan yang peka terhadap cahaya, yang terdiri dari sel-sel dan serabut saraf. Retina melapisi dinding mata bagian dalam, berfungsi seperti film pada kamera foto, cahaya yang melalui lensa akan difokuskan ke retina. Sel-sel retina yang peka terhadap cahaya inilah yang menangkap “gambar” dan menyalurkannya ke otak melalui saraf optik.

Kondisi ini lebih umum terjadi pada pria dibandingkan pada wanita. Sedangkan tipe penyakit yang paling umum terjadi adalah tipe tipe yang berjenis regmatogenosa. Sedangkan tipe lainnya adalah yang berjenis traksional dan yang berjenis eksudatif. Kondisi ini biasanya terjadi pada mata yang memiliki faktor resiko untuk terjadinya kondisi ini. Trauma hanyalah merupakan faktor pencetus untuk terjadinya ablasi retina pada mata yang berpotensi.

Penyakit ini lebih besar kemungkinan terjadi pada orang yang menderita rabun jauh dan dapat pada orang yang anggota keluarganya ada yang mengalami penyakit ini.

Jenis Ablasio Retina

Ablasio retina dibagi menjadi 2 jenis, yaitu:

  1. Ablasio retina traksi

Ablasio ini terjadi akibat jaringan parut (fibrosis) yang ada pada dinding lapisan retina, jika terjadi kontraksi mendadak pada jaringan parutnya maka akan menyebabkan penekanan dan penggeseran serta penarikan retina dimana kondisi ini dapat memicu ablasio retina.

  1. Ablasio retina eksudatif

Ablasio retina ini terjadi akibat kerusakan parah pada epitel pigmen retina karena mengalami kenaikan permeabilitas maka akan timbul penimbunan cairan yang terjadi ketika proses peradangan.

Gejala Ablasio Retina

Gejala ablasio retina yang umum dan mudah dikenali, antara lain:

  • Adanya titik-titik dan garis tak beraturan seperti benang benda-benda yang seperti melayang dan terbang yang diakibatkan adanya kekeruhan di vitrum, adanya darah, dan adanya pigmen retina yang lepas.
  • Photosial atau light flashes. Pantulan serta kilatan cahaya yang bisa terlihat saat kondisi ruangan yang kurang penerangan ketika bola mata sedang bergerak pada sudut yang tertentu dan tanpa kita sadari sebelumnya.
  • Berkurangnya ketajaman penglihatan. Hal ini diakibatkan adanya kabut tipis yang menghalangi penglihatan yang lama-kelamaan kabut tersebut menjadi tebal.
  • Adanya semacam kabut tipis putih. Berbentuk bundar yang perlahan melewati bawah bola mata lalu menuju atas bola mata yang lama-kelamaan dapat menutupi bola mata secara utuh. Kondisi ini dapat menyebabkan pandangan benar benar terhalang.
  • Mata mengeluarkan air terus menerus berwarna kemerahan dan timbul gatal.
  • Seputar mata dan kelopak mengalami pembengkakan dan kemerahan yang jika disentuh akan menimbulkan rasa nyeri.
  • Adanya bayangan yang mulai turun dari atas bola mata. Ini adalah indikasi bahwa dalam bola mata telah terjadi pelepasan retina.

Bagaimana pencegahan ablasio retina ?

  • Disarankan memakai pelindung mata berupa kaca mata berwarna redup untuk menghindari pencahayaan yang berlebihan dari sinar matahari dan stimulasi cahaya akibat pantulan dari kaca gedung atau kendaraan.
  • Disarankan memakai pelindung kaca mata untuk melindungi mata agar tidak terjadi trauma jika terjadi benturan keras atau gesekan pada benda benda berat dan keras.
  • Rajin secara konsisten memeriksakan kondisi mata pada penderita diabetes stadium awal agar secepatnya dapat diatasi dan disembuhkan jika telah terserang ablasio retina dengan berbagai pemeriksaan dan menjalani diagnosis yang telah direkomendasikan oleh dokter terkait.
  • Mengkonsumsi suplemen vitamin A dan ketersediaan makanan bernutrisi yang mengandung banyak serat dan vitamin A. Hal ini sangat efektif dan mudah diatasi jika penderita belum terserang ablasio retina yang sudah parah.
  • Membaca dan menulis dianjurkan dilakukan pada tempat atau ruangan yang cukup mendapat penerangan dan harus memakai tenggat waktu agar terhindar dari kelelahan mata yang hanya akan menyebabkan munculnya penyakit mata lain.
  • Lakukan pemeriksaan rutin setahun dua kali agar dapat mengetahui secara dini tentang penyakit mata ablasio atau penyakit mata yang lain dengan diiringi beberapa kali pemeriksaan melalui diagnosis.

Kasus munculnya penyakit ablasio retina sangat sering dan bahkan selalu terjadi pada orang dewasa dan lanjut usia, kendati pada usia mudapun tidak sedikit yang mengalami ablasio retina. Penipisan retina yang terjadi dengan sendirinya dan mengalami penyusutan korpus vitreum atau kejernihan mata yang ada disekitar bola mata bagian tengah adalah proses alami yang menyerang orang lanjut usia.

Ablasio Retina – Operasi Mata

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Operasi Tiroid Mata

Operasi Tiroid Mata

 

Operasi Tiroid Mata – Penyakit Tiroid Mata (TED) adalah kondisi mata yang disebabkan oleh penyakit tiroid. Hormon tiroid yang diproduksi oleh kelenjar tiroid di leher mengatur metabolisme dalam tubuh. Hormon tiroid yang berlebihan dalam sirkulasi tubuh (hipertiroidisme) dapat menyebabkan penyakit mata.

Operasi Tiroid Mata

Operasi Tiroid Mata

Tiroid sendiri adalah kelenjar di bagian depan leher yang mengendalikan metabolisme dan fungsi normal tubuh, seperti mengubah makanan menjadi energi.

Penyakit tiroid mata lebih sering terjadi pada wanita, dan walaupun sering terhubung dengan hipertiroidisme, penyakit tiroid mata dapat juga terjadi pada pasien dengan tingkat hormon tiroid normal atau rendah. Walaupun penyebab pasti penyakit ini masih belum jelas, yang telah diketahui adalah tubuh memproduksi antibodi melawan jaringan pada orbit sendiri. Hal ini menimbulkan serangkaian proses biokimia yang mengkibatkan pembengkakan jaringan lunak orbital, khususnya otot mata dan lemak orbital.

Penderita penyakit tiroid mata atau TED biasanya akan mengeluh karna merasakan perbedaan pada kondisi matanya. Berikut adalah gejala penyakit tiroid mata yang umumnya dirasakan oleh penderita, antara lain :

  • Mata melotot
  • Mata menonjol keluar
  • Berair
  • Mata tidak nyaman dan terasa seperti berpasir
  • Mata kemerahan
  • Kelopak mata berkantung
  • Penglihatan ganda
  • Mata juling
  • Penglihatan memburu

Apa penyebab Penyakit Tiroid Mata?

Penyakit tiroid mata lebih sering terjadi pada wanita, dan walaupun sering terhubung dengan hipertiroidisme, penyakit tiroid mata dapat juga terjadi pada pasien dengan tingkat hormon tiroid normal atau rendah. Walaupun penyebab pasti penyakit ini masih belum jelas, yang telah diketahui adalah tubuh memproduksi antibodi melawan jaringan pada orbit sendiri. Hal ini menimbulkan serangkaian proses biokimia yang mengkibatkan pembengkakan jaringan lunak orbital, khususnya otot mata dan lemak orbital.

Operasi Tiroid Mata

Ketika penglihatan terancam, operasi kelopak atau orbital mata mungkin diperlukan. Selain dalam kondisi tersebut, operasi biasanya dilakukan untuk penyakit tiroid mata yang sudah tidak aktif lagi. Operasi tiroid mata yang sifatnya rehabilitasi ini biasanya bertahap, mulai dengan operasi dekompresi orbital untuk mengurangi proptosis (penonjolan mata), diikuti oleh operasi kelopak mata dan mata juling untuk menghilangkan diplopia dan paparan mata. Operasi Tiroid Mata

Selain dengan operasi tiroid mata, Pengobatan Penyakit Tiroid Mata bisa diperbaiki dengan konsumsi nutrisi yang diperlukan oleh tubuh kita. Nutrisi herbal yang terbagus adalah yang mengandung 6 karotenoid sebagai sumber antioksidan yang bisa memperbaiki kerusakan sel tubuh secara total baik karena sakit maupu karena aus. Nutrisi herbal yang dimaksud bisa didapat dengan konsumsi S.LUTENA.

obat mata herbalS.LUTENA merupakan nutrisi kesehatan tubuh secara total yang berfungsi untuk memperbaiki metabolisme tubuh dan memperbaiki kerusakan sel tubuh secara menyeluruh. S.Lutena ini bisa membantu mempercepat penyembuhan berbagai penyakit, pemakaian dalam waktu lama tidak menimbulkan efek samping apapun bahkan bisa menjadikan tubuh kita kembali muda (antiaging). Kandungan antioksidan dari 6 karatenoid yang terdapat dalam s.lutena ini diperlukan tubuh untuk memperbaiki kerusakan sel baik karena aus maupun karena suatu penyakit tertentu.

S-Lutena Naturally Plus adalah suplemen yang memiliki efek terapi tinggi untuk penyakit mata dan berbagai penyakit berat lainnya. Dengan kandungan buah dan sayur + DHA yang 100% alami, produk ini telah membantu banyak orang terbebas dari penderitaan panjang berbagai penyakit mata maupun penyakit lainnya.

Tidak hanya baik untuk mata Super Lutein juga sangat ampuh untuk mengobati : Darah Tinggi , Kanker, Tumor, Migrain, Stroke, Diabetes Melitus, Jantung, Kolesterol, Sembelit, Kulit Kering, Nyeri Haid/Haid Tidak Normal, Borok/Luka, Nyeri Sendi, Sakit Pinggang, mata Katarak, Rabun Jauh/Dekat, Eksim, Arteriosklerosis, Periodontosis, Mata Plus, Rabun Senja, Mata Silindris, Sakit Ginjal, Hepatitis, dll.

Operasi Tiroid Mata

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Mata Malas – Operasi Mata

Mata Malas – Operasi Mata

 

Mata Malas (Ambliopia) adalah kurang jelasnya penglihatan akibat perkembangan penglihatan yang tidak sempurna dalam otak. Otak manusia membutuhkan stimulasi visual untuk berkembang sepenuhnya. Pada saat perkembangan anak sejak lahir hingga usia 8 tahun, apapun yang menghalangi atau mengganggu jelasnya penglihatan dapat menyebabkan mata malas atau ambliopia. Penyebab umum termasuk ukuran kacamata tinggi (contohnya astigmatisma, hiperopia dan miopia), mata juling (strabismus), atau apapun yang menghalangi aksis visual pada satu mata (contohnya kelopak mata turun, katarak anak).

Mata Malas – Operasi Mata

Mata Malas – Operasi Mata

Mata malas (ambliopia) biasanya hanya mempengaruhi satu mata, tetapi apabila kedua mata kurang mendapat visual yang baik dan jelas untuk periode yang berkepanjangan, kondisi dapat timbul pada kedua mata. Diagnosa dini meningkatkan kemungkinan suksesnya pengobatan, karena setelah usia 8 tahun, kerusakan visual dapat menjadi permanen. Sebaliknya, jika anak anda tidak mengalami mata malas hingga usia 8 tahun, maka kemungkinan untuk mengidap mata malas atau ambliopia sangatlah kecil.

Jenis Mata Malas atau Amblyopia

Terdapat beberapa jenis amblyopia tergantung penyebabnya seperti amblyopia deprivatif, amblyopia anisometric (refraktif), amblyopia strabismik.

  • Amblyopia strabismik terjadi ketika posisi mata tidak sama, dimana terdapat satu mata yang juling (keluar, kedalam, atas atau bawah) maka otak kita akan meminimalkan fungsi mata yang juling sehingga terjadi penurunan penglihatan perlahan-lahan.
  • Amblyopia anisometric (refraktif) terjadi bila terdapat kelainan kacamata yang besar atau tidak sama antara kedua mata sehingga otak akan memilih mata yang melihat lebih jelas dibandingkan dengan mata dengan rabun jauh atau dengan astigmat yang besar.
  • Amblyopia deprivatif timbul ketika katarak atau keadaan yang sejenis yang menutup axis visual pada saat periode visual experience. Jenis amblyopia ini bila tidak ditangani dengan cepat maka prognosisnya akan buruk.

Apa yang Menyebabkan Mata Malas atau Ambliopia?

Kondisi yang dapat menyebabkan mata malas yaitu setiap kondisi yang mencegah mata anak Anda membentuk gambar yang jelas dan fokus atau yang mencegah penggunaan normal dari satu atau kedua mata. Hal ini mungkin terjadi jika :

  • Mata tidak fokus pada objek yang sama. Hal ini disebut strabismus. Sebagai contoh, satu mata mungkin melihat lurus sementara mata yang lain melihat ke arah lain. Hal tersebut mengirimkan dua gambar yang berbeda ke otak. Pada anak muda yang memiliki strabismus, otak memilih untuk menerima gambar hanya dari satu mata.
  • Anak Anda mempunyai rabun jauh atau rabun dekat yang lebih besar pada satu mata daripada mata yang lain. Jika satu mata melihat jauh lebih jelas daripada mata yang lain, maka otak mengabaikan gambar buram dari mata yang lebih lemah.
  • Masalah yang mencegah cahaya masuk ke mata untuk jangka waktu yang panjang. Misalnya, masalah pada lensa, seperti katarak, atau di “jendela” pada bagian depan mata (kornea) dapat menyebabkan amblyopia. Masalah jenis ini jarang namun serius. Tanpa pengobatan dini, sang anak mungkin tidak pernah mengembangkan penglihatan normal pada mata yang terkena masalah tersebut. Mata Malas

Anak Anda mungkin lebih cenderung memiliki mata malas jika ada anggota keluarga Anda memilikinya atau jika anak Anda mengalami kelahiran prematur atau lahir dengan berat badan rendah.

Jenis perawatan apa yang tersedia untuk Mata Malas (Ambliopia) ?

Pertama, jika ada ketidaknormalan ukuran kacamata, anak perlu diberikan kacamata yang sesuai untuk digunakan sepanjang waktu. Kemudian, anak perlu didorong untuk menggunakan mata yang malas. Ini biasanya dilakukan dengan menambal atau menutup mata yang baik, biasanya untuk beberapa jam setiap hari. Pengobatan mungkin memakan waktu beberapa bulan, dan bahkan beberapa tahun, dan seringkali lebih efektif ketika dimulai pada usia dini. Jika mata malas terlambat terdeteksi (contohnya setelah usia 8 tahun), ada kemungkinan kerusakan visual tidak dapat disembuhkan. Karena itu sangatlah penting untuk memeriksakan mata anak anda jika anda atau pelayanan kesehatan sekolah mencurigai atau menemukan problem penglihatan.

Mata Malas – Operasi Mata

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Operasi Mata Minus dan Silinder

Operasi Mata Minus dan Silinder

 

Operasi yang biasa dilakukan untuk menyembuhkan mata minus atau silinder adalah operasi lasik. Operasi lasik ini prosedur untuk membentuk kelengkungan kornea.

Operasi Mata Minus dan Silinder

Operasi Mata Minus dan Silinder

Operasi ini tentu tujuannya adalah untuk melepas kacamata, dan tidak menggunakan kontak lens agar mata bisa melihat normal seperti biasa. Operasi yang dilakukan ini biasanya jika mata minus dan silindernya sudah memiliki tingkat diatas rata-rata. Keberhasilannya pun mencapat 80%. Dengan tingkat keberhasilan yang tinggi tidak heran jika biaya operasi mata minus atau silinder bisa mencapai Rp 31 juta untuk sepasang mata atau sekitar 15 juta untuk 1 mata. Operasi Mata Minus dan Silinder

Operasi mata minus dan silinder dilakukan dengan membedah mata, memperbaiki lensa mata dengan bantuan peralatan laser canggih. Operasi mata minus dan silinder yang dilakukan hanya memakan waktu sekitar 20 menit dan tanpa proses penjahitan, karena pembedahan dilakukan dengan menggunakan laser. Pembedahan dilakukan untuk menyayat lapisan kornea, lalu dilakukan penyinaran untuk memperbaiki mata yang rusak, kemudian kornea ditutupkan dan akan menempel dengan sendiri tanpa perlu dijahit sehingga operasi lasik tidak menimbulkan bekas luka/jahitan.

Selama operasi mata minus dan silinder dengan laser, tetes mata digunakan untuk mematirasakan mata. Kornea diperbaiki menggunakan semacam cincin hisap. Selaput tipis, bulat, dan mengganjal dipotong dari lapisan luar kornea, menggunakan perangkat khusus. Lipatan kornea ini tidak dihapus seluruhnya, namun ditarik kembali sehingga ahli bedah dapat bekerja pada jaringan yang terletak di bawahnya. Langkah berikutnya adalah untuk membentuk kembali jaringan kornea yang mendasarinya, sesuai kebutuhan pasien.

Syarat Operasi Mata Minus Dan Silinder

Operasi mata minus dan silinder adalah prosedur pembedahan yang menggunakan laser untuk koreksi penglihatan. Operasi laser mata minus bertujuan untuk memperbaiki kesalahan bias, dengan membentuk kembali kornea. Dengan operasi lasik mata, cahaya yang jatuh pada kornea dapat benar-benar focus pada retina.

Ini menghilangkan kebutuhan kacamata atau lensa kontak dan meningkatkan penglihatan untuk sebagian besar. Namun ada beberapa syarat yang harus dipenuhi agar dapat dipertimbangkan untuk menjalani tindakan operasi mata minus dan silinder pada penderita kelainan refraksi yang terpenting diantaranya adalah :

  • Mata anda harus sehat.
  • Ketebalan kornea yang cukup.
  • Mata yang tidak mengalami kesalahan bias tinggi.
  • Umur yang tepat.

Keunggulan Operasi Mata Minus Dan Silinder

Meski keterangan yang diberikan hanya ringkas akan tetapi Operasi Lasik Mata telah dibuktikan aman dan efektif untuk kebanyakan orang-orang. Dengan penyaringan dan pemilihan pasien secara hati-hati, dan yang memiliki harapan-harapan yang layak, dan dalam perawatan dari seorang ahli bedah yang berpengalaman, kebanyakan pasien-pasien akan sangat senang dengan hasil-hasil mereka. Ini adalah beberapa dari keuntungan-keuntungan lain dari operasi mata minus dan silinder :

  • Lasik mata mampu untuk mengkoreksi secara akurat kebanyakan tingkatan-tingkatan dari myopia (nearsightedness), hyperopia (farsightedness), dan astigmatisma.
  • Prosedurnya cepat, biasanya berlangsung hanya lima sampai 10 menit, dan biasanya tidak sakit. Operasi Mata Minus dan Silinder
  • Karena lasernya dituntun oleh sebuah komputer, ia adalah sangat tepat dan hasil-hasilnya adalah sangat akurat.
  • Pada kebanyakan kasus-kasus, suatu perawatan tunggal akan mencapai hasil yang diinginkan; bagaimanapun, perbaikan-perbaikan adalah mungkin jika diperlukan, bahkan bertahun-tahun setelah operasi pertama/awal.

Kerugian Operasi Mata Minus dan Silinder

  • Karena setiap pasien akan sembuh secara sedikit berbeda, hasil-hasil mungkin bervariasi dari pasien ke pasien.
  • Lasik mata dapat membuat beberapa aspek-aspek penglihatan anda lebih buruk, termasuk penglihatan malam dengan cahaya yang menyilaukan dan lingkaran-lingkaran cahaya.
  • Lasik mata mungkin membuat gejala-gejala mata kering lebih buruk pada individu-individu tertentu.
  • Pada keadaan-keadaan yang jarang, lasik mata dapat membuat penglihatan anda lebih buruk dan tidak dapat dikoreksi dengan kacamata-kacamata atau lensa-lensa kontak reguler (biasa). Operasi Mata Minus dan Silinder

Anda mempunyai keluhan terhadap mata Anda ?? atau Anda sedang mencari obat mata yang bagus tanpa menimbulkan efek samping ?? Kami punya solusinya, obat mata herbal untuk segala jenis penyakit mata dari Jepang Super Lutein (S-Lutena). Super Lutein sangat bagus untuk kesehatan mata secara total, termasuk dapat pengobatan untuk penyakit mata. Kandungan lutein dan zeaxanthin dalam super lutein sangat bagus untuk memperbaiki kerusakan sel/saraf mata, dan kandungan DHA juga dapat memaksimalkan dalam mendukung lutein dan zeaxanthin dalam perbaikan gangguan kesehatan pada mata.

Operasi Mata Minus dan Silinder

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Operasi Mata Faco

Operasi Mata Faco

 

Operasi mata faco atau Phacoemulsification adalah tindakan katarak modern dengan menggunakan gelombang ultrasonik untuk menghancurkan lensa mata yang keruh akibat katarak. Lensa yang telah hancur dialiri air (irigasi) kemudian disedot (aspirasi) kemudian diganti dengan Intraocular Lens (Lensa Tanam). Kelebihan dari teknik operasi mata faco ini adalah sayatan pada mata sangat kecil (1,8-2,2 mm) dan biasanya tidak memerlukan jahitan.

Operasi mata faco

Operasi mata faco

Teknik bedah katarak operasi mata faco dengan sayatan kecil ini hanya memerlukan waktu 10 menit disertai waktu pemulihan yang lebih cepat. Apabila tidak terjadi gangguan pada kornea, retina, saraf mata atau masalah mata lainnya, tingkat keberhasilan dari operasi katarak cukup tinggi, yaitu mencapai 95%, dan kasus komplikasi saat maupun pasca operasi juga sangat jarang terjadi. Kapsul/selaput dimana lensa intra okular terpasang pada mata orang yang pernah menjalani operasi katarak dapat menjadi keruh. Untuk itu perlu terapi yag laser untuk membuka kapsul yang keruh tersebut agar penglihatan dapat kembali menjadi jelas.

Sebelum operasi mata faco dapat dilakukan, satu atau lebih sayatan dibuat di mata untuk memungkinkan pengenalan istrumen bedah. Ahli bedah kemudian menghilangkan permukaan anterior dari kapsul yang berisi lensa di dalam mata. Operasi katarak phaco melibatkan penggunaan mesin dengan dinamika fluida mikroprosesor yang dikendalikan. Hal ini dapat berdasarkan pada prinsip peristaltik atau sebuah pompa tipe venturi.

Teknik Operasi Mata Faco

Probe phaco adalah sebuah handpiece ultrasonik dengan titanium atau jarum baja. Ujung jarum bergetar pada frekuensi ultrasonik untuk memahat dan mengemulsi katarak saat pompa aspirasi partikel melalui ujung. Dalam beberapa teknik, alat berupa baja halus kedua yang disebut “chopper” digunakan dari posisi sebelah kiri untuk membantu dengan memotong nukleus ke dalam potongan-potongan yang lebih kecil.

Katarak biasanya terbagi menjadi dua atau empat bagian dan masing-masing bagian akan diemulsi dan disedot keluar oleh penghisap. Emulsifikasi nukleus memudahkan dalam aspirasi partikel. Setelah menghapus semua lensa pusat nukleus yang keras dengan fakoemulsifikasi, lensa luar korteks yang lebih lembut dihapus hanya dengan dihisap. Irrigation-aspiration probe atau sistem bimanual digunakan untuk membuang area masalah selaput yang tersisa, sementara meninggalkan kapsul posterior utuh. Seperti prosedur ekstraksi katarak lainnya, implan lensa intraokular (IOL), ditempatkan ke dalam kapsul lensa yang tersisa. Sayatan harus diperbesar untuk menanamkan PMMA IOL.

Untuk menanamkan foldable IOL, sayatan tidak perlu diperbesar. Foldable IOL terbuat dari silikon atau daya akrilik yang tepat yang dilipat baik menggunakan dudukan maupun perangkat penyisipan yang disediakan bersama dengan IOL. IOL kemudian dimasukkan dan ditempatkan dalam ruang posterior dalam kantong kapsuler (in-the-bag implantation). Kadang-kadang, implantasi sulkus mungkin diperlukan karena air mata kapsul posterior atau karena dialisis zonular. Karena memerlukan sayatan yang kecil, jahitannya pun hanya diperlukan sedikit atau bahkan tidak memerlukan jahitan sama sekali, dan waktu pemulihan yang diperlukan pasien biasanya lebih sedikit jika menggunakan foldable IOL.

Kelebihan Operasi Mata Faco

Beberapa kelebihan dari operasi mata faco dengan menggunakan teknik Phaco Emulsifikasi yaitu:

  • Sayatan sangat kecil (± 2,2 mm)
  • Proses cepat (± 15 menit)
  • Tanpa Jahitan
  • Pasien dapat langsung pulang setelah operasi
  • Perawatan dan pemulihan lebih cepat (± 2- 5 hari)
  • Dapat dilakukan pada semua tingkatan katarak
  • Mengurangi rasa nyeri, ngeres dan ketidaknyamanan setelah operasi

Operasi mata faco memerlukan beberapa persiapan agar hasilnya memuaskan. Selain pemeriksaan laboratorium sederhana, diperlukan pemeriksaan biometry untuk menentukan ukuran lensa tanam yang digunakan. Pemeriksaan biometry yang akurat memberikan prediksi kekuatan refraksi pasca operasi yang baik.

Dengan semua keunggulan operasi mata faco termasuk menyesuaikan ukuran kacamata pasca operasi, operasi mata faco juga dapat menjadi pilihan bagi pasien-pasien dengan minus tinggi atau kacamata plus untuk menurunkan atau mengurangi ukuran kacamata. Jangan ragu untuk mendiskusikan dengan dokter mata Anda, tentang pilihan tajam penglihatan yang dikehendaki sesuai aktifitas sehari-hari.

Operasi Mata Faco

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Proses Operasi Lasik

Proses Operasi Lasik

 

Bagaimana Proses Operasi Lasik ? LASIK atau Laser-Assisted in Situ Keratomileusis, merupakan suatu metode dimana kornea mata akan dibentuk kembali kelengkungannya menggunakan sinar laser dingin untuk memperbaiki kelainan miopi atau rabun jauh (minus), hipermetrop atau rabun dekat (plus), dan astigmatisma atau silinder. Sinar laser digunakan untuk menciptakan flap atau sayatan tipis pada kornea dengan pendekatan 100% bebas pisau bedah serta tanpa menyentuh kornea mata sama sekali. Setelah flap kornea dibuka, kelengkungan kornea dibentuk ulang sesuai dengan ukuran yang diperlukan untuk mengatasi masalah penglihatan yang dialami pasien.

Proses Operasi Lasik

Proses Operasi Lasik

Karena Proses operasi LASIK yang sesungguhnya hanya membutuhkan waktu 5 sampai 10 menit per mata, pasien akan sepenuhnya terjaga selama operasi berlangsung dan hanya akan diberikan tetes mata anestesi (bius lokal) sehingga tidak akan merasa sakit sedikitpun bahkan tanpa perlu melakukan rawat inap. Pasien akan dapat langsung melihat segera setelah operasi selesai meskipun pandangan masih sedikit kabur. Penglihatan akan berangsur-angsur membaik keesokan harinya hingga 1 minggu kemudian.

Selanjutnya, penglihatan akan semakin jelas walaupun kadang terasa silau saat melihat cahaya pada malam hari. Proses ini terjadi secara bertahap dalam jangka waktu 1 sampai 3 bulan. Proses Operasi Lasik

Proses Operasi Lasik

Sebelum pasien menjalani proses operasi lasik ada beberapa hal dan kegiatan pemeriksaan yang harus di jalani, antara lain:

  • Hendaknya sebelum pemeriksaan, pasien sudah tidak memakai lensa kontak lunak minimal 2 minggu dan untuk lensa kontak keras atau RGP minimal 1 bulan, ini bertujuan untuk mengembalikan kondisi kornea menjadi normal.
  • Pasien hendaknya tidak datang sendiri, melainkan ada teman atau pendamping, karena pada umumnya jika di perlukan pemeriksaan dengan dilatasi atau pelebaran pada pupil untuk memeriksa retina secara menyeluruh, maka penglihatan akan menjadi kabur selama sekitar 4-5 jam, dan ini untuk membantu jika pasien harus pulang dengan kendaraan mobil (harus ada yang setir, atau pilihan lain, naik taksi).
  • Pada saat registrasi, pasien akan di jelaskan bagaimana proses operasi lasik dan sebagainya.
  • Menjalani pemeriksaan oleh Refraksionis Optisien meliputi, pengukuran lebar pupil, ukuran refraksi, pemeriksaan topography kornea, pemeriksaan abberasi dan pemeriksaan tebal kornea.
  • Selanjutnya konsultasi dan menjalani pemeriksaan oleh Dokter spesialis mata, meliputi pemeriksaan refraksi, Kornea, air mata, fundus dan menentukan kelayakan untuk menjalani lasik. Proses Operasi Lasik
  • Penjadwalan hari tindakan lasik atas kesepakatan dokter dan pasien.

Proses Operasi Lasik Pada Hari Menjalani Lasik

  • Dianjurkan untuk makan secukupnya, tidak perlu berpuasa
  • Sebaiknya mengajak seseorang untuk menemani Anda, agar bisa mengantarkan dalam perjalanan pulang.
  • Tidak diperbolehkan mengendarai kendaraan pada hari setelah LASIK, sampai dokter mengijinkan.
  • Jangan memakai parfum, body lotion, bodyspray, aftershafe, minyak rambut, dll yang beraroma wangi.
  • Dianjurkan mandi dan mencuci rambut. Proses Operasi Lasik
  • Jangan memakai make up disekitar mata seperti eye shadow, mascara dll sebelum dan sesudah operasi, sampai di ijinkan oleh dokter.
  • Minum obat penenang jika diperlukan, agar anda bisa lebih tenang dan santai.
  • Selama menjalani proses operasi lasik, sebaiknya selalu mengikuti instruksi dan kooperatif dengan dokter dan staf.

Proses Operasi Lasik Selama Operasi

Selama proses operasi lasik berlangsung, alat yang disebut laser microkeratome atau femtosecond digunakan untuk memotong flap tipis di kornea. Kornea kemudian dikupas kembali dan jaringan kornea dasar kemudian diubah bentuknya dengan menggunakan laser lain. Setelah kornea dibentuk ulang sehingga bisa berfungsi kembali memfokuskan cahaya ke retina, flap kornea diletakkan kembali pada tempatnya dan operasi selesai.

LASIK dilakukan saat pasien berada di bawah anestesi lokal dalam bentuk obat tetes mata dan biasanya memakan waktu sekitar 10 menit. Pasien juga dapat meminta obat penenang ringan. Rencanakan untuk memiliki seseorang mengantar Anda pulang setelah operasi.

Proses Operasi Lasik Setelah Operasi

Anda akan merasa mata Anda kering meskipun mata Anda sebenarnya tidak merasa seperti itu. Dokter akan memberikan obat tetes mata untuk mencegah infeksi dan peradangan serta obat tetes mata lainnya untuk menjaga agar mata Anda tetap lembab. Tetes mata ini mungkin dapat menyebabkan rasa “terbakar” sesaat atau menyebabkan penglihatan Anda kabur ketika digunakan. Selalu hanya gunakan tetes mata yang diresepkan oleh dokter Anda.

Penyembuhan setelah operasi mata LASIK biasanya terjadi sangat cepat. Penglihatan mungkin akan buram dan kabur untuk hari pertama, tetapi kebanyakan pasien akan merasakan penglihatan membaik dalam beberapa hari setelah operasi.

Perawatan lanjutan setelah operasi bervariasi dari satu ahli bedah ke ahli bedah yang lain. Anda akan diminta kembali dokter untuk evaluasi 24 hingga 48 jam setelah operasi LASIK, dan secara berkala dalam enam bulan pertama.

Terimakasih telah membaca artikel mengenai proses operasi lasik. Semoga artikel mengenai proses operasi lasik diatas dapat bermanfaat untuk Anda.

Proses Operasi Lasik

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Operasi Mata Dengan Laser

Operasi Mata Dengan Laser

 

Operasi Mata Dengan Laser saat ini menjadi trends tersendiri dalam dunia medis untuk memperbaiki penglihatan atau kesalahan pembiasan mata pada penderita rabun dekat, Rabun jauh dan astimatigme (mata silinder).

Operasi Mata Dengan Laser

Operasi Mata Dengan Laser

Untuk memperbaiki tingkat lengkungan kornea, maka operasi laser pada mata merupakan salah satu jenis operasi yang paling dapat diandalkan, tingkat keberhasilannya pun cukup tinggi dibandingkan dengan metode operasi tradisional.

Lasik, PRK dan Lasek merupakan Tiga Jenis prosedur Operasi mata dengan laser.

LASIK

Merupakan singkatan dari Laser In Situ Keratectomy, Yaitu Operasi mata dengan laser yang bertujuan untuk mengubah bentuk kornea, Lasik juga merupakan prosedur medis yang paling sering dilakukan untuk memperbaiki permasalahan pada mata, baik rabun dekat, rabun jauh maupun astimatigme.

PRK

Singkatan dari Photorefractive keratectomy, Secara singkat PRK menggunakan Laser untuk mengubah bentuk kornea dengan cara menyingkirkan sedikit jaringan pada kornea mata sehingga fokus cahaya bisa terfokus tepat pada Retina mata.

LASEK

Lasek atau Laser epithelial keratomileusis, Tujuannya juga sama, namun metode ini menggunakan alkohol untuk mengendurkan permukaan kornea.

Operasi LASIK adalah tipe operasi yang tipe paling umum dilakukan, karena ada berbagai kelebihan diantara tipe dan jenis operasi laser mata yang lain, kelbihannya diantaranya yaitu proses penyembuhan lebih cepat , bahkan penderita hampir

Keuntungan Operasi Mata Dengan Laser

Seperti pengobatan bedah lainnya, operasi mata dengan laser juga membawa risiko dan komplikasi sendiri. Survei terbaru menunjukkan bahwa sekitar 90% dari pasien puas dengan hasil operasi. Namun, prosedur ini tidak sepenuhnya bebas risiko. Pertama-tama, mari kita lihat keuntungan dari operasi mata dengan laser :

  • Koreksi Penglihatan : Prosedur bedah sangat efektif dalam mengoreksi kesalahan bias seperti, miopia (rabun dekat) dan hyperopia (rabun jauh). Sebagian besar pasien yang telah menjalani operasi puas dengan hasilnya.
  • Prosedur Rawat Jalan : Prosedur bedah rawat jalan, operasi mata dengan laser memakan waktu sekitar 10 sampai 15 menit untuk setiap mata. Prosedur ini dapat dilakukan pada kedua mata pada sesi yang sama, atau pada hari yang berbeda.
  • Minimal Rasa Sakit : Operasi mata dengan laser ini dikaitkan dengan rasa sakit yang minimal dan ketidaknyamanan. Sementara anestesi diberikan dalam bentuk tetes mata, obat-obatan juga dapat digunakan pasien untuk bersantai selama prosedur operasi. Operasi ini tidak melibatkan jahitan.
  • Hasil Cepat : Keuntungan lain dari operasi mata dengan laser adalah penyembuhan cepat, pemulihan cepat, dan hasil yang baik. Dalam kebanyakan kasus, mata akan kembali stabil dalam beberapa hari. Hasil langsung dapat terlihat pada pasien dengan masalah penglihatan ringan.
  • Satu Kali Bedah : Biasanya, operasi ini dilakukan hanya satu kali, yang hampir tanpa rasa sakit dan dilakukan dalam hitungan menit. Namun, dengan bertambahnya usia, beberapa orang mungkin masih membutuhkan kacamata baca. Dalam hal itu, mereka mungkin memilih untuk operasi lain untuk perbaikan penglihatan.
  • Tidak Ada Lagi Kacamata atau Lensa Kontak : Operasi mata dengan laser bisa menjadi keuntungan bagi mereka, yang alergi terhadap lensa kontak dan mereka yang ingin menyingkirkan kacamata. Prosedur ini sangat bermanfaat bagi profesi yang tidak memperbolehkan berkacamata atau memakai lensa kontak.

Resiko Melakukan Operasi Mata Dengan Laser

Operasi mata dengan laser dirancang untuk merawat refractive error (kesalahan bias) dan memperbaiki penglihatan. Namun, apakah itu aman? Berikut adalah risiko operasi mata dengan laser :

  1. Kebutaan

Operasi laser bisa menyebabkan kebutaan pada orang kurang dari minus 7. Jadi, cari tahu prosedurnya dengan benar.

  1. Mata kering

Kekeringan mata kronis menjadi salah satu risiko operasi laser mata. Ini terjadi ketika kelenjar air mata dipengaruhi oleh sinar laser. Alhasil, Anda tidak dapat melembabkan mata secara alami.

  1. Bulu mata tumbuh di dalam

Operasi laser menyebabkan kerusakan tepi bagian dalam mata atau garis bulu mata. Akhirnya, bulu mata tumbuh di dalam tepi mata dan harus dicabut melalui operasi.

  1. Gangguan penglihatan

Operasi mata dengan laser terkadang menyebabkan penglihatan buruk di malam hari. Hal itu biasanya ketika teknik koreksi kornea salah. Anda merasa seperti ada sesuatu yang mengambang di mata dan mengaburkan penglihatan.

Operasi Mata Dengan Laser

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Resiko Operasi Mata Juling

Resiko Operasi Mata Juling

 

Mata juling atau strabismus adalah kondisi mata yang umum terjadi pada satu dari 20 anak. Kondisi ini ditandai dengan posisi kedua mata yang tidak bergerak dan fokus ke arah yang sama, melainkan ke arah berbeda. Biasanya, kondisi ini mulai terbentuk ketika pasien berusia lima tahun, namun ada juga kondisi yang dimulai saat pasien berusia lebih tua.

Resiko Operasi Mata Juling

Resiko Operasi Mata Juling

Gejala mata juling dapat diamati dengan jelas. Salah satu mata pasien mengarah ke luar, ke dalam, ke bawah, atau ke atas, sedangkan mata lainnya fokus ke depan. Namun, penting diingat bahwa tidak semua jenis dari kondisi ini bersifat menetap – ada kalanya mata terlihat normal. Mata juling ringan tidak dapat langsung terdeteksi dan kemungkinan terdiagnosis sebagai kondisi lain. Resiko Operasi Mata Juling

Dalam proses pengobatannya dapat dilakukan dengan penggunaan kacamata dan fusi serta dapat juga dilakukan dengan cara operasi mata juling. Namun pada pemeriksaan awal dokter akan lebih memberikan kaca mata yang sesuai untuk penderita, lalu mengobati ambliopia (mata malas), baru setelah itu melakukan perawatan non bedah dan jika dibutuhkan dilakukannya operasi mata juling. Resiko Operasi Mata Juling

Operasi mata juling adalah bedah yang dilakukan pada otot ekstraokular untuk memperbaiki posisi mata. Di Amerika Serikat, prosedur ini merupakan salah satu jenis bedah mata yang paling sering dilaksanakan.

Lalu apa saja Resiko Operasi Mata Juling dan bahayanya ?  berikut beberapa resiko operasi mata juling :

  • Kebutaan

Resiko operasi mata juling adalah kebutaan. Komplikasi lain pada operasi mata yang dapat menyebabkan kebutaan adalah iskemia segmen anterior yang kekurangan suplai darah ke bagian depan mata, hal ini terjadi ketika aliran darah di mata secara tidak sengaja terganggu selama operasi. Kondisi ini dapat menjadi parah dan menyebabkan nekrosis atau “kematian” dari jaringan bagian depan mata dan kebutaan.

  • Kesalahan otot

Pada operasi mata juling yang melibatkan pembedahan organ penglihatan, maka seseorang bisa mendapatkan risiko salah otot. Kesalahan dalam pembedahan tersebut bisa menyebabkan pasien mengalami kerusakan mata yang bahkan lebih parah dari sebelumnya. Resiko Operasi Mata Juling

  • Infeksi

Orbital selulitis, infeksi operasi mata akut pada jaringan yang mengelilingi mata, termasuk kelopak mata, alis dan pipi dapat terjadi setelah operasi mata juling. Bakteri yang terlibat dalam infeksi biasanya staphylococcus, streptokokus, atau pneumokokus. Bakteri yang menyebabkan infeksi Selulitis orbital bahkan dapat menyebabkan kebutaan, seperti yang dilaporkan oleh sekelompok ahli bedah dalam laporan kasus yang dipublikasikan dalam jurnal Kedokteran Plastic and Reconstructive Surgery pada tahun 2006.

  • Guratan dan masalah luka

Resiko operasi mata juling lainnya yaitu terdapat guratan dan masalah luka. Bahkan jika tidak ada komplikasi di atas terjadi, bisa ada komplikasi dengan sayatan yang dihasilkan dari operasi mata juling. Salah satu masalah tersebut adalah kista conjiunctival yang dapat muncul dalam beberapa hari pertama operasi atau bahkan bertahun-tahun setelah operasi. Kista besar, kadang-kadang bahkan lebih besar dari mata, muncul di bagian mata mana otot mata yang disambungkan selama operasi mata juling. Biasanya, steroid atau operasi mata juling lebih lanjut diperlukan untuk mengobati kista yang lebih besar tersebut. Resiko Operasi Mata Juling

  • Kematian

Kematian telah dilaporkan terjadi sebagai salah satu komplikasi resiko operasi mata juling secara umum. Dengan adanya operasi tersebut, maka akan berisiko terjadinya refleks pada otot tertentu yang dilaporkan mampu menyebabkan serangan jantung.

.

Resiko Operasi Mata Juling

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Jenis Operasi Mata

Jenis Operasi Mata

 

Operasi bedah mata merupakan suatu prosedur atau tindakan memperbaiki kelainan refraksi pada mata. Setelah melakukan tindakan ini penderita diharapkan dapat terbebas dari kacamata/lensa kontak. Seiring berkembangnya teknologi kedokteran, urusan bedah operasi mata tak lagi menyeramkan seperti itu.

Jenis Operasi Mata

Jenis Operasi Mata

Bedah mata tak lagi menggunakan pisau sayat, alat jahit dan juga jarum suntik. Penggunaan alat-alat tersebut tentu sangat beresiko. Dunia kedokteran saat ini banyak menggunakan istilah laser insitu keratomileusis atau lasik. Mata akan kembali normal setelah 3 hari setelah operasi. Jenis Operasi Mata

Berbagai Jenis Operasi Mata

Sebelum adanya jenis operasi mata menggunakan laser, ada prosedur lain. Mari kita bahas satu persatu macam-macam serta perbedaan operasi bedah mata di bawah ini :

  • Lid Repair Surgery

Prosedur ini adalah perbaikan kelopak mata yang dilakukan berdasarkan fungsi kecantikan dan kesehatan. Lid Repair dilakukan untuk mengankat kelopak yang sudah kendor dan fungsinya tak lagi baik. Operasi ini sangat populer, karena memiliki fungsi ganda yaitu membuat kondisi kelopak mata yang menua, menggangu penglihatan, dan memunculkan visual tertentu yang akan mengganggu agar menjadi kencang dan normal kembali. Jenis Operasi Mata

  • Orbital Surgery

Operasi orbital dilakukan untuk kondisi-kondisi tertentu seperti anopthalmia, enucleation, dan eviscreation. Kondisi ini muncul saat penderita mengalami gangguan kongenital seperti buta sebelah, tumor pada mata atau mata yang terganggu akibat trauma tertentu atau kecelakaan. Jenis operasi mata ini bertujuan untuk melindungi struktur alami orbit mata dan mendukung untuk memposisikan mata agar sesuai.

Jenis – jenis operasi mata ini sangat beresiko karena apabila luka sayatan lebih dari 1 cm dan harus dijahit. Ini menimbulkan kuman-kuman mudah masuk.

Adapula Jenis Operasi Mata Untuk Katarak yang masih menggunakan lama tanpa lasik :

  • Small Incision Cataract Sustruction (SICS)

Teknik ini menggunakan 2 sayatan kecil di sisi bola mata, dan melepas lensa mata keruh dan memasangkan lensa intraokular buatan. Waktu operasi ini pun relatif singkat hanya sekitar 5-8 menit, pasien dapat melihat kembali. Jenis Operasi Mata

  • Teknik Jahitan

Teknik ini merupakan teknik lama. Operasi dengan sayatan yang lebar dan kemudian bola mata dijahit. Teknik inipun digunakan oleh orang yang memiliki katarak yang sangat keras atau memiliki jaringan epitel kornea yang lemah. Prosedur ini beresiko tinggi karena pembuatan sayatan yang besar dan juga jumlah tekanan yang digunakan untuk menempatkan lensa pada vitreous mata. Teknik inipun menggunakan waktu yang lebih lama untuk pulih. Jenis Operasi Mata

  • Phacoemulsification

Teknik ini menggunakan mesin khusus dengan cara memecahkan dan mengeluarkan lensa katarak dengan gelombang ultrasonik. Setelah lensa katarak mata dikeluarkan, maka diganti dengan lensa pengganti atau lensa phaco buatan. Operasi ini memiliki kendala yaitu harga mesinnya yang sangat mahal serta membutuhkan mikroskop besar. Teknik ini cocok bagi negara-negara kaya dan maju atau rumah sakit modern. Harga satu buah lensa phacoe nya pun setara dengan 5 lensa non-phaco. Jenis Operasi Mata

Saat ini jenis operasi mata menggunakan laser sedang menjadi tren dalam dunia medis untuk memperbaiki penglihatan atau kesalahan pembiasan mata pada penderita gangguan kesehatan pada mata. Operasi laser inipun berbeda-beda jenisnya yaitu : Lasik, PRK, dan Lasek adalah 3 jenis prosedur operasi mata dengan menggunakan laser.

  • Lasik (Laser In Situ Keratecomy)

Lasik adalah singkatan dari Laser In Situ Keratectomy. Adalah salah satu jenis operasi mata yang tujuannya adalah untuk mengubah bentuk kornea, lasik pun merupakan prosedur medis yang paling sering dilakukan untuk memperbaiki permasalah pada mata bisa rabun dekat, rabun jauh, mata silinder, mata minus atau estimatigme.

Secara teknik, lasik merupakan prosedur operasi untuk memperbaiki kelainan refraksi mata dengan cara mengubah kekuatan fokus kornea menggunakan kombinasi femtosecond lasers (sinar laser dengan panjang gelombang yang sangat spesifik dan bahkan bisa menjangkau virus dan bakteri yang menjadi target tanpa melukai atau merusak sel lainnya) dan excimer lasers (laser dingin yang tidak membakar atau merusak jaringan di sekitarnya).

  • PRK (Photorefractive Keratectomy)

Adalah teknik laser untuk mengubah bentuk kornea dengan cara menyingkirkan sedikit jaringan pada kornea mata sehingga fokus cahaya bisa terfokus tepat pada retina mata.

  • Lasek (Laser Epithelial Keratomileusis)

Lasek atau Laser Epithelial Keratomileusis bertujuan sama tetapi metode ini menggunakan alkohol untuk mengendurkan permukaan kornea. Jenis Operasi Mata

Jenis Operasi Mata

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Operasi Mata Menggunakan Laser

Operasi Mata Menggunakan Laser

 

Operasi Mata Menggunakan Laser saat ini menjadi trends tersendiri dalam dunia medis untuk memperbaiki penglihatan atau kesalahan pembiasan mata pada penderita rabun dekat, Rabun jauh dan estimatigme.

Operasi Mata Menggunakan Laser

Operasi Mata Menggunakan Laser

Untuk memperbaiki tingkat lengkungan kornea, maka operasi mata menggunakan laser merupakan salah satu jenis operasi yang paling dapat diandalkan, tingkat keberhasilannya pun cukup tinggi dibandingkan dengan metode operasi tradisional.

Lasik, PRK dan lasek merupakan tiga jenis prosedur operasi mata dengan menggunakan laser. Penjelas tentang ketiganya ada di bagian bawah. namun sebelum itu simak dulu berbagai fakta dan hal-hal penting terkait tindakan medis ini.

  • LASIK

Merupakan singkatan dari Laser In Situ Keratectomy, Yaitu Operasi mata dengan laser yang bertujuan untuk mengubah bentuk kornea, Lasik juga merupakan prosedur medis yang paling sering dilakukan untuk memperbaiki permasalahan pada mata, baik rabun dekat, rabun jauh maupun estimatigme.

  • PRK

Singkatan dari Photorefractive keratectomy, Secara singkat PRK menggunakan Laser untuk mengubah bentuk kornea dengan cara menyingkirkan sedikit jaringan pada kornea mata sehingga fokus cahaya bisa terfokus tepat pada Retina mata.

  • LASEK

Lasek atau Laser epithelial keratomileusis, Tujuannya juga sama, namun metode ini menggunakan alkohol untuk mengendurkan permukaan kornea.

Dari ketiga jenis operasi mata menggunakan laser diatas, Operasi LASIK adalah tipe operasi yang tipe paling umum dilakukan, karena ada berbagai kelebihan diantara tipe dan jenis operasi laser mata yang lain, kelbihannya diantaranya yaitu proses penyembuhan lebih cepat , bahkan penderita hampir tidak merasakan rasa sakit sama sekali.

Fakta Tentang Operasi Mata Menggunakan Laser

  • Operasi lasik sudah ada semenjak tahun 1990. Pada tahun 2007 saja tercatat 17 juta orang sudah menjalani operasi ini.
  • Operasi mata menggunakan laser sudah terbukti bisa memperbaiki penglihatan Jutaan penderita dibagian dunia manapun, sehingga visi penglihatan menjadi normal kembali, baik penderita rabun dekat, Rabun jauh dan estimatigme.
  • Operasi mata menggunakan laser hanya membutuhkan waktu sekitar 1 jam.
  • Tindakannya cendrung tidak sakit. Rasa nyeri yang dialami penderi rendah.
  • Tidak membutuhkan perawatan inap dirumah sakit, hanya butuh kontrol secara berkala saja Sesuai instruksi dokter
  • Minim resiko dibandingkan operasi tradisional, karena operasi mata menggunakan laser tidak menggunakan alat yang masuk kemata
  • Tingkat kepuasan pasien, atau tingkat keberhasilannya lebih tinggi dalam memperbaiki visi pasien.
  • Tidak ada perban, tidak ada jahitan yang diperlukan pada prosedur operasinya.
  • Waktu penyembuhan hanya beberapa hari.
  • Lebih praktis, Prosedur normal sebenarnya hanya 25 menit permata. Jika kiri dan kanan dibawah 1 jam sudah selesai.
  • Jika operasinya sukses, maka penderita tidak lagi harus menggunakan kaca mata atau lensa kontak.
  • Hasil yang didapatkan sangat cepat dalam 1 hari sudah langsung terlihat hasil yang pasti, namun pada berbagai penderita mungkin membutuhkan waktu beberapa minggu untuk menyesuaikan atau beradaptasi.

Efek Samping Operasi Mata Menggunakan Laser

Diantara berbagai kelebihan diatas, tindakan operasi ini tetap mimiliki resiko dan kemungkinan efek samping. walaupun persentasenya kecil, namun pada beberapa kasus kegagalan operasi mata menggunakan laser bisa saja terjadi.

Efek samping dari operasi mata menggunakan laser yang paling buruk yaitu kehilangan fungsi penglihatan bahkan kebutaan akibat kornea mata terlalu tipis akibat kesalahan perhitungan saat operasi. Operasi Mata Menggunakan Laser

Ectasia atau kornea mata menjadi terlalu tipis sudah pasti penglihatan menjadi berkurang, kemungkinan penglihatan malah menjadi lebih buruk dari sebelumnya.

Efek samping ringan dari operasi mata menggunakan laser ini bisa saja terjadi berbagai masalah lain contohnya mata menjadi kering, atau seperti ada lingkaran cahaya bulat yang terlihat di sekitar arah sinar berasal.

Operasi Mata Menggunakan Laser

Posted in Uncategorized | Leave a comment