Operasi Mata dan Solusi S-Lutena

Operasi Mata dan Solusi S-Lutena

 

 

 

Operasi Mata –  Mata adalah panca indera manusia yang sangat penting. Dapat dibayangkan jika kita mengalami kerusakan mata atau kebutaan, kita tidak dapat menikmati dan merasakan betapa indahnya alam semesta ini. Tetapi kita sering lupa untuk melakukan perawatan mata yang bisa saja menimbulkan gangguan-gangguan pada mata. Gangguan-ganguan tersebut bisa disebabkan oleh udara yang tidak bersih atau terpolusi, radiasi sinar matahari, radiasi akibat terlalu lama di depan komputer, dan gangguan lainnya.

Gangguan kesehatan pada mata yang umum terjadi adalah penurunan fungsi penglihatan, gejala mata merah tanpa ada penurunan fungsi penglihatan, dan mata merah dengan fungsi penglihatan turun. Sampai saat ini, penyakit mata yang banyak diderita adalah katarak, glukoma, dan infeksi.

Operasi Mata merupakan cara yang sangat bagus untuk mengatasi gangguan penglihatan. Masalahnya adalah biaya untuk operasi mata terbilang mahal bagi sebagian besar orang Indonesia. Disamping itu, banyak orang takut dioperasi sehingga sebisa mungkin untuk menghindari operasi. Operasi mata merupakan operasi yang populer digunakan untuk memperbaiki penglihatan pada orang-orang yang rabun jauh, rabun dekat, atau astigmatisme.

Operasi Mata dan Solusi S-Lutena

Operasi Mata dan Solusi S-Lutena

Operasi mata lasik kini semakin banyak dipilih sebagai jalan pintas untuk mendapatkan penglihatan tajam oleh penderita mat a minus. Namun dibalik dari itu, operasi mata minus memliki keuntungan dan kekurangan.

Selama operasi mata, tetes mata digunakan untuk mematirasakan mata. Kornea diperbaiki menggunakan semacam cincin hisap. Selaput tipis, bulat, dan mengganjal dipotong dari lapisan luar kornea, menggunakan perangkat khusus. Lipatan kornea ini tidak dihapus seluruhnya, namun ditarik kembali sehingga ahli bedah dapat bekerja

pada jaringan yang terletak di bawahnya. Langkah berikutnya adalah untuk membentuk kembali jaringan kornea yang mendasarinya, sesuai kebutuhan pasien. Pola membentuk kembali kornea dapat bervariasi dari satu pasien ke pasien lain, sesuai dengan masalah penglihatan yang mendasarinya. Setelah membentuk kembali dilakukan dengan laser, penutup kornea direposisi dan dibiarkan untuk menyembuhkan sendiri. Tidak ada jahitan wajib setelah operasi mata.

SOLUSI S-LUTENA

Seiring dengan meningkatnya perhatian dan pengetahuan pengaruh gizi terhadap kesehatan, khususnya kesehatan mata menyebabkan pesatnya pertumbuhan pasar terhadap produk-produk kesehatan, makanan obat, makanan kesehatan, obat kesehatan, suplemen makanan, suplemen kesehatan, obat herbal, obat alami mata. Sebagian besar produk-produk untuk kesehatan mata yang dipasarkan sekarang berbentuk suplemen, makanan obat, makanan kesehatan, obat kesehatan, suplemen makanan, suplemen kesehatan, obat herbal, obat alami. Selain

senyawa antioksidan (vitamin A, C, dan E) yang sebelumnya telah diketahui dapat meningkatkan kesehatan mata, senyawa lain seperti lutein, zeaxanthin, dan astaxanthin, baru-baru ini diketahui sebagai senyawa yang dapat meningkatkan kesehatan mata.

Dalam proses pembuatan S-Lutena untuk mata aman dan bebas sama sekali dari udara. Dari 300 jenis bahan dalam Super lutein dibuat dalam bentuk cair lalu dimasukkan ke dalam kapsul “kristal

khas”. Dengan teknologi “kristalisasi” (teknologi terkini di Jepang dan AS), sehingga Super Lutein Obat Herbal sangat aman dan terbebas dari pengaruh udara. Sehingga, tidak teroksidasisehin fungsi antisehingga mengakibatkan fungsi oksidannya berkurang.

Sebagai antioksidan yang menghalang daripada radikal bebas yang berbahaya. Radikal bebas ialah punca utama terjadinya pelbagai

penyakit kronik. Sebagai penapis cahaya ungu yang terdapat pada cahaya lampu dan cahaya matahari. Ia dipercayai dapat merangsang pengoksidaan dan radikal bebas kulit dan mata

S-Lutena adalah sebuah terobosan terbaru dunia herbal yang berasal dari Jepang. S-Lutena hadir memberikan solusi terbaik untuk menyelaraskan kebutuhan lutein harian

tubuh kita yang diyakini sebagai anti oksidan pelindung mata Kita. S-Lutena merupakan suplemen gizi yang banyak mengandung karotenoid (β-karoten) yang manfaatnya sebanding dengan makan sayuran yang berwarna merah, kuning, oranye, dan berdaun hijau gelap. 5 karotenoid lainnya juga terdapat dalam super lutein. Kesemua karotein inilah yang mem

bantu tubuh kita untuk melindungi tubuh kita dari radikal bebas akibat oksidan.

Operasi Mata dan Solusi S-Lutena

Operasi Mata dan Solusi S-Lutena

S-Lutena merupakan suplemen yang tepat bagi mereka yang tidak dapat mengkonsumsi nutrisi jumlah harian yang diperlukan karena berbagai alasan. Nilai gizi dari produk ini diakui secara spesifik, dan jumlah nilai gizi memenuhi standar yang ditetapkan oleh Menteri Kesehatan, Perburuhan dan Kesejahteraan Jepang.

S-Lutena Mengandung 6 Jenis karotenoid yang merupakan bahan utama Super lutein. Karotenoid adalah pigmen organik yang terjadi secara alami di chromoplasts tanaman dan beberapa organisme fotosintetik lain. Karotenoid telah dikenal secara luas dalam beberapa tahun terakhir sebagai komponen penting obat mata, pencegahan penyakit, dan hidup sehat. Karotenoid di dalam Super Lutein untuk mata termasuk lutein, zeaxanthin, α-karoten, β – Carotene, Lycopene dan Crocetin.

FUNGSI S-LUTENA UNTUK MATA

Fungsi s-lutena untuk mata adalah:

1.      Meningkatkan penglihatan

2.      Memperbaiki rabun senja

3.      Memperbaiki rabun jauh/dekat

4.      Memperbaiki astigmatisme (silinder)

5.      Memperbaiki katarak

6.      Memperbaiki “floaters”

7.      Meningkatkan mutasi Makula Lutea

8.      Dapat menyembuhkan penglihatan orang buta

S-Lutena juga sangat ampuh untuk mengobati : Darah Tinggi, Kanker, Tumor, Migrain, Stroke, Diabetes Melitus, Jantung, Kolesterol, Sembelit, Kulit Kering, Nyeri Haid/Haid Tidak Normal, Borok/Luka, Nyeri Sendi, Sakit Pinggang, mata Katarak, Rabun Jauh/Dekat, Eksim, Arteriosklerosis, Periodontosis, Mata Minus/Plus, Rabun Senja, Mata Silindris, Sakit Ginjal, Hepatitis, dsb.

 

Sekian sedikit informasi mengenai operasi mata. Semoga artikel operasi mata dan solusi S-Lutena diatas dapat bermanfaat untuk anda … :)

 

 

 

 

Operasi Mata dan Solusi S-Lutena

Posted in Uncategorized | Tagged | Leave a comment

Mengobati Mata Silinder Dengan Operasi

Mengobati Mata Silinder Dengan Operasi

 

 

Mengobati Mata silinder – Mata Silinder merupakan kelainan pada mata yang disebabkan oleh karena lengkung kornea mata yang tidak merata. Bola mata dalam keadaan normal berbentuk bulat seperti bola sehingga sinar atau bayangan yang masuk dapat ditangkap pada satu titik di retina. Pada mata yang mengalami astigmatisme, bola mata berbentuk lonjong seperti telur sehingga sinar atau bayangan yang masuk ke mata sedikit menyebar alias tidak fokus pada retina. Hal ini menyebabkan bayangan yang terlihat akan kabur dan hanya terlihat jelas pada satu titik saja. Disamping itu, bayangan yang agak jauh akan tampak kabur dan bergelombang.

Penyakit mata silinder dapat dialami oleh siapa saja, paling banyak adalah usia belia dan remaja dewasa namun ketika memasuki usia dewasa muda tingkat minus atau dari lensa silinder akan menurun atau meningkat tergantung dari pemeliharaan kesehatan mata itu dan usia. Penderita mata silinder merupakan peradaban atau peningkatan dari penderita mata miopi ( rabun jauh ) yang semakin meningkatnya tingkat lensa minus yang digunakan. Hal ini disebabkan oleh peningkatan dari penderita mata rabun jauh yang ditandai penurunan penglihatan pada suatu objek benda yang letaknya jauh. Pada umumnya penderita mata silinder paling banyak hanya satu mata saja.

MENGOBATI MATA SILINDER

Mengobati Mata Silinder Dengan Operasi

Mengobati Mata Silinder Dengan Operasi

Banyak cara yang dapat ditempuh untuk mengobati mata silinder, diantaranya :

  1. Hindari atau mengurangi kebiasaan buruk pada mata anda. Mengurangi atau menghindari kebiasaan buruk pada mata sangatlah penting untuk mengobati mata silinder, guna memberikan mata anda waktu untuk beristirahat dan tidak memaksa untuk terus melihat atau membaca.
  2. Memperhatikan kebersihan mata. Kebersihan mata juga senantiasa harus diperhatikan agar mata terlihat jernih dan tidak kelelahan.
  3. Mengompres mata dengan air hangat. Sediakan waktu luang untuk mengompres mata anda, cobalah sesering mungkin melepas kacamata anda, agar mata anda tidak selalu bergantung pada kacamata. Jika anda sedang berada di rumah cobalah mengompres mata anda dengan air hangat beberapa saat untuk melenturkan otot-otot mata dari rutinitas dan keseharian anda dalam mengenakan kacamata.
  4. Olahraga mata. Mengobati mata silinder dengan melakukan olahraga kecil dapat membuat otot-otot mata akan menjadi lentur, membuka lensa mata anda agar mendapat oksigen baru. Dengan cara pandangan anda lurus kedepan, kemudian tekan kedua pelipis anda dengan kedua tangan anda, kemudian pijat perlahan memutar searah jarum jam. Kemudian ke bagian belakang bawah kepala anda, pijat perlahan. Melatih mata anda untuk melirik-lirik kanan-kiri.
  5. Dengan operasi lasik. Berbeda dengan kacamata dan lensa kontak, operasi lasik benar-benar bisa mengobati mata silinder secara total. Mengobati mata silinder dengan cara ini dilakukan dengan membedah mata, memperbaiki lensa mata dengan bantuan peralatan laser canggih. Operasi yang dilakukan hanya memakan waktu sekitar 20 menit dan tanpa proses penjahitan, karena pembedahan dilakukan dengan menggunakan laser. Pembedahan dilakukan untuk menyayat lapisan kornea, lalu dilakukan penyinaran untuk memperbaiki mata yang rusak, kemudian kornea ditutupkan dan akan menempel dengan sendiri tanpa perlu dijahit sehingga operasi lasik tidak menimbulkan bekas luka/jahitan.
Mengobati Mata Silinder Dengan Operasi

Mengobati Mata Silinder Dengan Operasi

Dalam mengobati mata silinder dengan operasi anda tidak akan merasakan sakit, tapi pada masa pemulihan umumnya pasien merasakan nyeri atau gatal di mata dengan intensitas yang berbeda-beda. Dalam masa mengobati mata silinder setelah operasi, Anda perlu menjaga mata agar operasi ini berhasil seperti yang diharapkan. Mata harus tetap terlindung dengan menggunakan pelindung mata. Mata tidak boleh terkena air secara langsung dan harus cukup istirahat. Umumnya mata baru normal sepenuhnya setelah 1-2 bulan sejak dioperasi Lasik.

Mengobati mata silinder dengan operasi tidak selalu cocok untuk mengatasi gangguan mata. Oleh karena itu, kadang dokter menolak melakukan operasi lasik kepada pasien jika dinilai pasien bukanlah kandidat yang baik. Alasan penolakan ini biasanya mempertimbangkan persentase kemungkinan berhasil dan resikonya. Jika kemungkinan berhasil kecil dan resikonya besar, biasanya dokter akan menolak melakukan operasi lasik.

Sekian beberapa tips untuk mengoabati mata silinder. Semoga beberapa tips mengobati mata silinder diatas dapat bermanfaat untuk anda ….:)

Mengobati Mata Silinder Dengan Operasi

Posted in Uncategorized | Tagged | Leave a comment

Penyakit Mata Plus – Informasi Penyakit Mata Plus

Penyakit Mata Plus – Informasi Penyakit Mata Plus

 

 

Penyakit Mata Plus – Penyakit Mata Plus adalah jenis kelainan mata yang menyebabkan penderitanya dapat melihat obyek dari jarak jauh dengan sempurna, tapi pandangan menjadi kabur bila melihat obyek berjarak dekat. Penyakit Mata Plus Disebut juga dengan Rabun dekat atau hypermetropi.

Secara alami, kebanyakan bayi lahir dalam keadaan hipermetropia dan sembuh dengan sendirinya pada usia sekitar 12 tahun. Pada usia muda kemampuan akomodasi mata masih sangat baik, sehingga anak atau remaja yang mengidap hipermetropia tidak merasa terganggu. Pada orang dewasa, kemampuan akomodasi mata akan banyak menurun dan sangat terasa pada usia sekitar 40 tahun, di mana pada saat itu ia akan kesulitan melihat benda kecil dalam jarak dekat (± 30cm).

Penyakit Mata Plus - Informasi Penyakit Mata Plus

Penyakit Mata Plus – Informasi Penyakit Mata Plus

Pada umumnya penyakit mata plus dapat dijumpai pada mata anak-anak sebagai kelainan yang di dapat sejak lahir. Akan tetapi, keadaan penyakit mata plus pada anak ini biasanya terus membaik bahkan menghilang sejalan dengan bertambah panjang sumbu bolamata yang mengikuti pertumbuhan tubuh. Pada usia remaja, penderita penyakit mata plus biasanya masih bisa melihat dengan jelas baik objek yang terletak jauh maupun yang dekat. Hal ini dikarenakan lensa mata mereka masih memiliki daya akomodasi yang cukup kuat untuk mengatasi kelainan yang diderita. Tetapi, hal ini tidak terjadi pada penderita penyakit mata plus yang sudah berusia lanjut, hal ini dikarenakan lensa mata telah mengalami ketuaan atau degenerasi sehingga daya akomodasi pun menurun.

GEJALA PENYAKIT MATA PLUS

Penderita Penyakit Mata Plus biasanya akan mempunyai keluhan – keluhan seperti :

  1. Sakit kepala yang makin terasa jika melihat ke arah dekat dalam jangka waktu beberapa menit saja.
  2. Kabur ketika melihat dekat, meskipun usianya masih cukup muda.
  3. Penglihatan jauh menjadi kabur sehabis melihat dekat dalam waktu lama.
  4. Kabur ketika melihat jauh dan dekat, terutama jika derajat hipermetropianya sudah agak tinggi (3,00 s/d 6,00 D).
  5. Ketidak nyamanan pada saat melihat dalam jangka waktu tertentu, terutama ketika mata terfokus melihat sesuatu dalam jangka waktu yang cukup lama, misalnya menonton televisi.
  6. Penglihatan kabur ketika melihat atau membaca dalam jarang dekat, walaupun usia Anda masih di bawah 40 tahun.
  7. Mata cepat merasa lelah apabila melihat atau membaca dalam jarak yang dekat.

PENYEBAB PENYAKIT MATA PLUS

Penyakit Mata Plus - Informasi Penyakit Mata Plus

Penyakit Mata Plus – Informasi Penyakit Mata Plus

Penyebab Penyakit Mata Plus adalah karena bentuk bola mata terlalu pendek dibanding keadaan normal, atau dapat juga sistem optis bola mata yang kekurangan daya bias. Hal tersebut merupakan salah satu proses penuaan pada orang-orang yang berusia di atas 40 tahun. Kondisi demikian biasanya tidak dapat disembuhakn, tetapi bisa di perbaiki dengan menggunakan kaca mata atau pun “contact lenses”. Tetapi beberapa penelitian mengungkapkan bahwa kondisi mata rabun jauh bisa disembukan dengan sering-sering meneteskan obat tetes mata, yang ternyata berguna untuk meremajakan otot mata yang sudah tidak lentur lagi.

Pada orang tua, Penyakit Mata Plus merupakan bagian dari proses penuaan yang secara alamiah dialami oleh hampir semua orang. Penderita akan menemukan perubahan kemampuan penglihatan dekatnya pertamakali pada pertengahan usia empat puluhan. Pada usia ini, keadaan lensa kristalin berada dalam kondisi dimana elastisitasnya telah banyak berkurang sehingga menjadi lebih kaku dan menimbulkan hambatan terhadap proses akomodasi, karena proses ini utamanya adalah dengan mengubah bentuk lensa kristalin menjadi lebih cembung.

Pada saat melihat jarak dekat, mata yang mengalami Rabun Jauh tidak mampu untuk mengikat cahaya. Kemampuan refraktif pada mata tidak cukup. Pada retina penglihatan menjadi tidak jelas. Sedangkan cahaya dari jarak jauh bisa diterima secara normal. Orang yang mengalami Penyakit Mata Plus bisa melihat jelas untuk jarak jauh dan sebaliknya untuk jarak dekat tidak bisa jelas. Ziliar yang berfungsi sebagai alat focus pada lensa mata pada saat merubah dari penglihatan jauh ke penglihatan dekat lebih banyak mendapat beban jika orang mengalami Penyakit Mata Plus jarang mengistirahatkan mata.

Penyakit Mata Plus – Informasi Penyakit Mata Plus

Posted in Uncategorized | Tagged | Leave a comment

Penyakit Buta Warna, penyebabnya ?

Penyakit Buta Warna, penyebabnya ?

 

 

Penyakit Buta WarnaPenyakit Buta warna adalah suatu kelainan yang disebabkan ketidakmampuan sel-sel kerucut mata untuk menangkap suatu spektrum warna tertentu yang disebabkan oleh faktor genetis. Penyakit Buta warna merupakan kelainan genetika yang diturunkan dari orang tua kepada anaknya, kelainan ini sering juga disebut sex linked, karena kelainan ini dibawa oleh kromosom X. Artinya kromosom Y tidak membawa faktor buta warna. Hal inilah yang membedakan antara penderita buta warna pada laki-laki dan perempuan.

Seorang perempuan terdapat istilah ‘pembawa sifat’, hal ini menujukkan ada satu kromosom X yang membawa sifat buta warna. Perempuan dengan pembawa sifat, secara fisik tidak mengalami kelainan buta warna sebagaimana wanita normal pada umumnya, tetapi wanita dengan pembawa sifat berpotensi menurunkan faktor buta warna kepada anaknya kelak. Apabila pada kedua kromosom X mengandung faktor buta warna maka seorang wanita tersebut menderita buta warna.

Saraf sel pada retina terdiri atas sel batang yang peka terhadap hitam dan putih, serta sel kerucut yang peka terhadap warna lainnya. Buta warna terjadi ketika syaraf reseptor cahaya di retina mengalami perubahan, terutama sel kerucut.

Penderita penyakit buta warna kesulitan membedakan nuansa warna atau buta terhadap warna tertentu. Buta warna tidak dapat disembuhkan. Menurut statistik, sekitar 9% laki-laki dan 0,5% perempuan menyandang buta warna. Masalah mereka terutama adalah membedakan nuansa hijau (deuteranomali) atau nuansa merah (protanomali) dan kebutaan warna hijau (deuteranopia) atau warna merah (protanopia). Kesulitan atau kebutaan terhadap warna biru dan buta warna total sangat jarang terjadi.

Penyakit Buta Warna, Apa penyebabnya ?

Penyakit Buta Warna, Apa penyebabnya ?

JENIS PENYAKIT BUTA WARNA

Penyakit buta warna dibagi menjadi 3 macam, yaitu :

  1. 1.      Trikomasi. Penyakit buta warna ini adalah perubahan sensitifitas warna dari satu jenis atau lebih sel kerucut. Jenis buta warna ini paling sering dialami dibandingkan jenis buta warna lainnya. Ada tiga macam trikomasi yaitu:
  • Protanomali yang merupakan kelemahan warna merah.
  • Deuteromali yaitu kelemahan warna hijau.
  • Tritanomali yaitu kelemahan warna biru.
  1. 2.      Dikromasi. Dikromasi merupakan tidak adanya satu dari 3 jenis sel kerucut, tediri dari:
  • Protanopia yaitu tidak adanya sel kerucut warna merah sehingga kecerahan warna merah dan perpaduannya berkurang.
  • Deuteranopia yaitu tidak adanya sel kerucut yang peka terhadap hijau.
  • Tritanopia yaitu tidak adanya sel kerucut yang peka untuk warna biru.
  1. 3.      Monokromasi. Penyakit buta warna ini ditandai dengan hilangnya atau berkurangnya semua penglihatan warna, sehingga yang terlihat hanya putih dan hitam pada jenis tipikal dan sedikit warna pada jenis atipikal. Jenis buta warna ini prevalensinya sangat jarang.

PENYEBAB PENYAKIT BUTA WARNA

Retina mata memiliki hampir tujuh juta sel fotoreseptor yang terdiri dari dua jenis sel– sel batang dan sel kerucut yang terkonsentrasi di bagian tengahnya yang disebut makula. Sel batang sangat sensitif terhadap cahaya, dan dapat menangkap cahaya yang lemah seperti cahaya dari bintang di malam hari, tetapi sel itu tidak dapat membedakan warna. Berkat sel batang kita dapat melihat hal-hal di sekitar kita di malam hari, tetapi hanya dalam nuansa hitam, abu-abu, dan putih. Sel kerucut dapat melihat detail obyek lebih rinci dan membedakan warna tetapi hanya bereaksi terhadap cahaya terang. Kedua jenis sel tersebut berfungsi saling melengkapi sehingga kita bisa memiliki penglihatan yang tajam, rinci, dan beraneka warna.

Ada tiga jenis sel kerucut pada retina. Mereka masing-masing berisi pigmen visual (opsin) yang berbeda sehingga bereaksi terhadap panjang gelombang cahaya yang berbeda : merah, hijau dan biru. Sel kerucut menangkap gelombang cahaya sesuai dengan pigmen masing-masing dan meneruskannya dalam bentuk sinyal transmisi listrik ke otak. Otak kemudian mengolah dan menggabungkan sinyal warna merah, hijau dan biru dari retina ke tayangan warna tertentu. Karena perbedaan intensitas dari masing-masing warna pokok tersebut, kita dapat membedakan jutaan warna. Gangguan penerimaan cahaya pada satu jenis atau lebih sel kerucut di retina berdampak langsung pada persepsi warna di otak. Seseorang yang buta warna memiliki cacat atau kekurangan satu atau lebih jenis sel kerucut.

TES PENYAKIT BUTA WARNA

Penyakit Buta Warna, Apa penyebabnya ?

Penyakit Buta Warna, Apa penyebabnya ?

Umumnya penyakit buta warna diketahui ketika anak sudah mulai dewasa. Pada awalnya akan terjadi kebingungan pada dirinya dan orang orang sekitarnya, bahwa warna yang dilihat oleh orang lain berbeda dengan yang dilihat oleh penderita, misalnya seseorang melihat suatu warna sebagai warna merah, namun penderita melihatnya sebagai warna hijau.

Tes standar untuk mendiagnosis penyakit buta warna adalah tes Ishihara, yang banyak digunakan di kantor-kantor, sekolah-sekolah, dan instansi lainnya untuk menyeleksi calon mahasiswa/karyawan. Tes Ishihara terdiri dari 38 set warna yang secara ekstensif menskrining penyakit buta warna. Masing-masing set terdiri dari lingkaran-lingkaran dengan titik-titik mosaik bernuansa hijau-merah yang berbeda. Di dalam mosaik terdapat pola-pola angka (“angka atau huruf tokek”) yang tidak dapat dilihat orang yang buta warna tetapi mudah dilihat orang normal (lihat gambar di samping).

Penyakit Buta Warna, penyebabnya ?

Posted in Uncategorized | Tagged | Leave a comment

Penyakit Mata Juling

Penyakit Mata Juling, Apa Itu ?

 

 

Penyakit Mata Juling – Penyakit Mata juling merupakan salah satu bentuk kelainan mata yang dalam bahasa kedokteran disebut dengan Strabismus atau squint. Kelainan mata ini biasanya merupakan salah satu penyakit yang diwariskan (turunan), tapi sampai saat ini penyebab pastinya belum dapat diketahui.

Penyakit mata juling adalah suatu keadaan dimana mata mengalami penyimpangan yang tidak normal dari letak satu mata terhadap mata yang lainnya, sehingga garis penglihatan menjadi tidak sejajar dan pada waktu yang bersamaan kedua mata tersebut tidak tertuju pada benda yang sama.

Penyakit Mata juling atau strabismus adalah kondisi dimana mata tidak sejajar satu dengan lainnya; contohnya satu mata tampak melihat lurus sedangkan mata lainnya tampak melihat kearah lain. Kondisi ini dapat terjadi pada usia manapun.

Mata yang juling dapat mengarah ke dalam (konvergen), keluar (divergen), atau satu mata lebih tinggi dari mata lainnya. Strabismus dapat menyebabkan penurunan binocular atau penglihatan stereo dan strabismus pada anak dapat berkembang menjadi mata malas. Posisi bola mata tidak normal saat diajak berbicara atau melakuan sesuatu gerakan yang tidak disadari oleh pemilik mata tersebut. Gerakan bola mata itu disebut dengan mata juling.

PENYEBAB PENYAKIT MATA JULING

Penyakit Mata Juling, Apa Itu ?

Penyakit Mata Juling, Apa Itu ?

Penyakit Mata juling bisa terjadi karena faktor bawaan (congenital) sejak bayi lahir atau selama 6 bulan sampai usia 2,5 tahun pertama. Tidak semua orang yang menderita mata juling langsung terlihat, ada yang tersembunyi dan baru akan terlihat saat orang tersebut lelah atau sakit. Tapi ada juga yang memang sudah terlihat meskipun orang tersebut dalam keadaan baik-baik saja.

Saat ini masih menjadi kontroversi mengenai mata malas (ambliopia) sebagai penyebab atau merupakan efek samping dari mata juling. Orang yang mengalami penyakit mata juling dan mata malas dikarakteristikkan oleh hilangnya penglihatan sentral dari satu mata yang biasanya mengarah ke estropia.

Penyakit Mata juling paling sering disebabkan oleh ketidakseimbangan otak dalam mengkoordinasikan mata. Dapat juga disebabkan oleh ukuran kacamata abnormal (contohnya hiperopia tinggi atau miopia tinggi), atau apapun yang menghalangi pandangan satu mata (contohnya katarak anak atau kelainan mata lainnya). Kadang kala, dapat juga diakibatkan oleh ketidaknormalan saraf yang membentuk otot mata atau ketidaknormalan otot mata atau jaringan sekelilingnya dalam soket mata.

JENIS PENYAKIT MATA JULING

  1. ESOTROPIA, yaitu satu bola mata memandang lurus kedepan sementara mata lain ke arah hidung, atau kedua mata melihat kea rah hidung.
  2. EXOTROPIA, yaitu mata yang satu memandang lurus ke depan sementara mata lainnya memandang lurus kea rah telinga, atau kedua mata melihat kea rah telinga.
  3. HIPOTROPIA, yaitu mata yang satu memandang lurus ke depan sementara yang lainnya ke arah bawah.
  4. HIPERTROPIA, yaitu mata yang satu memandang lurus ke depan sementara yang lainnya ke arah atas.

TANDA AWAL PENYAKIT MATA JULING

Penyakit Mata Juling, Apa Itu ?

Penyakit Mata Juling, Apa Itu ?

Orang tua dapat melihat bahwa mata anak mereka mungkin kurang terkordinasi atau tidak sejajar. Pada beberapa bentuk strabismus, anak mungkin menutup satu mata untuk menyamarkan penglihatan ganda yang kadang terhubung dengan strabismus, atau memiringkan kepala untuk mendapatkan kesejajaran penglihatan.

Banyak bayi keturunan Cina sering tampak memiliki mata juling konvergen sebagai akibat lipatan kulit mata yang tebal (Mongoloid) yang menutupin bagian dalam mata, menyebabkan mata terlihat lebih dekat satu sama lainnya. Ini adalah mata juling semu, dan tidak memerlukan pengobatan. Dokter lokal anda akan dapat memberitahu apakah anak anda benar memiliki strabismus atau tidak, dan merujuk anak anda ke spesialis mata jika dia tidak yakin atau mencurigai adanya masalah.

PENGOBATAN PENYAKIT MATA JULING

Perawatan atau pengobatan yang biasa dilakukan untuk penderita mata juling biasanya tergantung dari tipe mata juling tersebut. Untuk yang mengalami mata juling dan mata malas sekaligus biasanya dimulai dengan terapi dan penggunaan kacamata. Atau dengan melakukan tindakan operasi untuk memperbaiki mata atau pembedahan untuk memperbaiki otot penggerak mata. Sebaiknya jangan menganggap remeh kelainan mata ini, karena jika tidak diobati bisa menyebabkan kelainan mata yang permanen. Selain itu nantinya membutuhkan waktu pengobatan yang jauh lebih lama.

Sekian artikel mengenai penyakit mata juling. Semoga artikel mengenai penyakit mata juling diatas dapat bermanfaat untuk anda… :)

Penyakit Mata Juling, Apa Itu ?

Posted in Uncategorized | Tagged | Leave a comment

Menyembuhkan Mata Minus

Menyembuhkan Mata Minus

 

 

Menyembuhkan Mata Minus – Mata minus adalah kondisi dimana sinar yg masuk ke mata tidak jatuh tepat di retina, melainkan jatuh di depan retina sehingga menyebabkan gambar yg diterima mata menjadi kabur. Istilah miopia / mata minus sendiri sebenarnya baru dikenal pada sekitar abad ke 2, yg mana terbentuk dari dua kata, “meyn” yg berarti menutup, & “ops” yg berarti mata.

Ini memang menyiratkan salah satu ciri-ciri penderita miopia yg suka memicingkan matanya ketika melihat sesuatu yg baginya nampak kurang jelas, sebab dengan cara ini akan terbentuk debth of focus di dlm bola mata sehingga titik fokus yg tadinya berada di depan retina, akan bergeser ke belakang mendekati retina.

Menyembuhkan mata minus saat ini dipandang oleh banyak orang sebagai hal yang sulit sekali. Myopia umum terjadi di seluruh dunia, terutama di negar-negara maju karena penyakit ini erat kaitannya dengan kutu buku atau orang yang cinta akan membaca sehingga penduduknya pun lebih inovatif dan kreatif untuk membawa negaranya lebih maju seperti Jepang, Australia, Amerika dan lain-lain. Miopoia ini sering disertai dengan gangguan ‘mata silindris’ dan ini biasanya timbul sejak dini.

Menyembuhkan Mata Minus – Ini Caranya !

Menyembuhkan Mata Minus

Meyembuhkan mata minus dapat dilakukan dengan berbagai cara termasuk dengan terapi ataupun memakan buah-buahan yang berwarna jingga, juga mungkin pada akhirnya sang penderita Miopia harus melakukan operasi jika memang secara medis ataupun terapi alami tidak mampu lagi untuk menyembuhkan mata minus anda, apa salahnya mengikuti saran dokter demi kebaikan anda.

MENYEMBUHKAN MATA MINUS

  1. 1.      Menyembuhkan Mata Minus dengan menggunakan Daun Sirih

Berbagai penyakit telah terbukti mampu diatasi menggunakan daun sirih. Termasuk untuk menyembuhkan mata minus secara alami ini. Kandungan daun sirih yg bermanfaat bagi kesehatan seperti minyak atsiri sebagai antioksidan, zat antijamur & zat antiseptik di seluruh bagiannya. Untuk mengatasi mata minus menggunakan daun sirih ada dua cara. Yg pertama adalah dengan menempelkan daun sirih pada permukaan mata minus ketika sedang tidur. Sedangkan yg kedua adalah dengan mencelupkan daun sirih pada air panas & setelah air menjadi hangat suam, air tersebut digunakan untuk mencuci mata minus dengan cara mengedip-ngedipkan mata minus di permukaan air.

2. Menyembuhkan Mata Minus Menggunakan Terapi

  • Cipratkan air secukupnya hingga membasahi dua mata minus
  • Berdiri tegak, miringkan badan ke kanan & ke kiri sebanyak sepuluh kali
  • Gelengkan kepala ke atas & ke bawah sebanyak sepuluh kali lalu ke kiri & ke kanan sebanyak sepuluh kali juga
  • Putar kepala ke kiri menuju ke kanan & sebaliknya sebanyak sepuluh kali
  • Cipratkan air yg ke dua
  • Geser mata melirik ke atas & ke bawah sebanyak sepuluh kali lalu ke kiri & ke kanan, rentangkan jari tangan sebagai titik yg harus dilirik sebanyak sepuluh kali
  • Putar mata ke kiri menuju ke kanan & sebaliknya sebanyak sepuluh kali
  • Cipratkan air ke tiga
  • Terakhir pijat daerah sekeliling mata minus dengan satu jari dari tiap tangan secara bersama-sama sebanyak sepuluh kali. Pijatan dilakukan pada dua mata minus secara bersamaan & gerakan berakhir ketika kedua kedua tangan saling bertemu
Menyembuhkan Mata Minus – Ini Caranya !

Menyembuhkan Mata Minus

  1. 3.      Menyembuhkan Mata Minus Menggunakan Sayuran

Sayuran merupakan sumber vitamin alami. Semua kandungan nutrisi di dlm sayuran sangat bermanfaat bagi kesehatan kita. Sayuran yg digunakan untuk mengobati mata minus adalah yg mengandung banyak vitamin A. Umumnya kandungan vitamin A ini banyak terkandung pada sayur-sayuran berwarna hijau. Contoh sayuran yg baik untuk kesehatan mata adalah wortel, brokoli, bayam & kol kubis. Cara mengobatinya adalah dengan mengolahnya sebagai obat tradisional / menu masakan. Biasanya adalah dengan mengonsumsinya sebagai jus sayur / dibuat menu masakan sayur bening. Selain itu bisa juga dengan memarut sayuran kemudian diambil sarinya.

  1. 4.      Menyembuhkan Mata Minus Menggunakan Buah

Seperti pada cara menyembuhkan mata minus secara alami menggunakan sayur-mayur di atas, nutrisi dlm buah pun bagus untuk kesehatan mata minus. Beberapa buah yg sangat baik untuk mata minus adalah alpukat, wortel, tomat serta buah-buahan hijau lainnya. Cara mengolahnya pun mudah saja yaitu dengan memakan daging buahnya secara langsung / dijadikan minuman jus buah. Beberapa bahan makanan lain seperti telur, biji bunga matahari, bawang putih & ikan khususnya ikan salmon juga baik untuk kesehatan mata minus.

Terimakasih telah membaca artikel mengenai cara menyembuhkan mata minus. Semoga artikel menyembuhkan mata minus diatas dapat bermanfaat untuk anda … :)

Menyembuhkan Mata Minus

Posted in Uncategorized | Tagged | Leave a comment

Ciri Mata Silinder

Ciri Mata Silinder

 

 

Ciri Mata Silinder – Mata Silinder atau disebut juga ‘Astigmatic-Eye’, adalah keadaan mata dimana kelengkungan Kornea/Lensa tidak sama di meridian horizontal atau/dan di meridian vertical. Atau lebih simple-nya, Mata silinder sulit memfokuskan objek, sehingga seperti melihat ada bayangan pada objek tersebut, atau melihat objek mirip tapi gak sama.

Biasanya Astimagtisme terjadi karena Lengkung Datar Kornea dan Lengkung Tegak Kornea tidak Simetris. Keadaaan ini bisa dianalogikan dengan lengkungan pada sendok. Pada satu sisi ada yang Landai sedangkan sisi lainnya terjal. Kalo sistem optik atau suatu lensa terlalu Melengkung/ Terjal, maka cahaya yang terbias melalui retina menjadi terlalu dekat. Sedangkan lengkung yang landai membuat fokusnya jadi terlalu jauh. Akhirnya, imej atau citraan yang jatuh jadi terpecah dua.

Kelainan ini gak hanya meliputi masalah bagaimana fokus bayangan dibentuk, karena fokus benda yang dilihat terpecah menjadi dua bayangan. Kelainan ini disebut sebagai “Mata Silinder”. Tapi terminologi mata silinder ternyata gak tepat, karena sebenarnya bukan MATA-nya yang silinder tapi LENSA yang fungsinya mengoreksi keadaan Astigmatisme itulah yang bersifat silinder. Jadi, yang ada “Lensa Silinder” bukan Mata Silinder.