Operasi Mata Waspadai Ancaman Infeksi

Operasi Mata Waspadai Ancaman Infeksi

 

Operasi mata adalah prosedur pembedahan yang menggunakan laser untuk koreksi penglihatan. Prosedur ini bertujuan untuk memperbaiki kesalahan bias, dengan membentuk kembali kornea. Dengan operasi ini, cahaya yang jatuh pada kornea dapat benar-benar fokus pada retina. Ini menghilangkan kebutuhan kacamata atau lensa kontak dan meningkatkan penglihatan untuk sebagian besar.

Operasi Mata Waspadai Ancaman Infeksi

Operasi Mata Waspadai Ancaman Infeksi

Operasi ini dilakukan dengan membedah mata, memperbaiki lensa mata dengan bantuan peralatan laser canggih. Operasi ini yang dilakukan hanya memakan waktu sekitar 20 menit dan tanpa proses penjahitan, karena pembedahan dilakukan dengan menggunakan laser. Pembedahan dilakukan untuk menyayat lapisan kornea, lalu dilakukan penyinaran untuk memperbaiki mata yang rusak, kemudian kornea ditutupkan dan akan menempel

Ancaman Infeksi Setelah Operasi Mata

Gangguan kesehatan mata yang penyembuhannya harus melalui operasi ternyata tidak serta merta terselesaikan begitu saja setelah menjalani operasi. Ada ancaman gangguan yang tak kalah bahayanya yaitu infeksi paska operasi karena bisa berujung pada kebutaan jika tak tertangani dengan cepat dan benar.

Infeksi paska operasi mata atau bahasa medisnya, endophthalmitis berisiko terjadi pada seluruh tindakan operasi yang menembus mata bagian dalam (intraokular). Mayoritasnya yaitu 90% berisiko terjadi pasca operasi katarak.

Endophthalmitis merupakan infeksi mikroba peradangan berat pada seluruh jaringan intraokular yang mengenai dua dinding bola mata yaitu retina dan koroid. Infeksi ini biasanya disertai rasa sakit yang luar biasa, kemerahan pada mata bagian putih atau konjungtiva.

Kapan hal ini menyerang memang berbeda-beda untuk setiap orang. Menurut salah satu dokter,ada yang satu bulan setelah operasi baru terkena, atau beberapa minggu setelahnya, tapi ada juga beberapa jam setelah operasi langsung merasakan adanya tanda-tanda terkena infeksi.

Namun yang terpenting ini harus segera diambil tindakan karena akibatnya bisa fatal. Bisa sangat berbahaya karena dengan cepat mengancam kemampuan penglihatan secara permanen, yaitu kebutaan.

Lalu Apa Pemicu Infeksi Setelah Operais Mata?

Banyak faktor yang menjadi pemicu mengapa seseorang bisa terkena endophthalmitis. Karena ini merupakan infeksi yang umum terjadi pasca operasi mata, maka bagaimana tindakan operasi dan metode yang digunakan memiliki andil besar apakah seseorang bisa terkena infeksi ini atau tidak.

Masuknya bakteri atau mikroba ke dalam bola mata berpotensi melalui bekas luka sayatan pada bola mata ketika hendak dioperasi. Pada katarak misalnya, bola mata perlu dirobek sedikit untuk memasukkan alat yang akan membersihkan atau menghancurkan katarak itu sendiri yang menghalangi pandangan seseorang.

Sementara dia menjelaskan, sayatan pada bola mata pada operasi katarak sendiri bisa menjapai 1,5 centimeter. Ini yang bisa menjadi pintu gerbang masuknya bakteri jika tidak dirawat dengan baik pasca operasi. Metode operasi yang modern memungkinkan sayatan sangat kecil sehingga dapat meminimalisir terjadinya infeksi.

Kemampuan dokter juga sangat menentukan apakah si pasien bisa terkena infeksi setelah melakukan operasi. Karena perlu diketahui bahwa semakin lama proses operasi, maka akan semakin lama pula luka terbuka sehingga semakin besar kemungkinan terjadinya infeksi. Untuk operasi katarak, setidaknya idealnya dibutuhkan waktu 8 hingga 12 menit hingga selesai.

Selanjutnya, kondisi ruangan dan peralatan bedah juga turut menyumbang kontribusi. Ruangan dan alat bedah yang tidak dijaga kebersihannya dan banyak menyimpan debu tentu akan menjadi sarang berkumpulnya bakteri atau kuman yang bisa menyebabkan infeksi lebih cepat terjadi.

Yang tak kalah penting adalah kebersihan dan ketaatan si pasien dalam merawat bekas operasinya setelah kembali ke rumah. Apakah pasiennya jorok atau tidak, apakah pasiennya mengikuti anjuran dokter tidak untuk menjaga kebersihan dan memakai obat, ini juga sangat penting agar terhindar dari ancaman infeksi setelah operasi mata.

Operasi Mata Waspadai Ancaman Infeksi

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Operasi Mata ECCE

Operasi Mata ECCE

 

Operasi mata ECCE (Extra Capsular Cataract Extraction) atau EKEK adalah prosedur operasi yang dilakukan untuk mengobati katarak pada mata. Pada operasi mata ECCE, lensa diangkat dengan meninggalkan kapsulnya. Indikasi ECCE melalui ekspresi nukleus prosedur utama pada operasi katarak. Pelaksanaan prosedur ini tergantung dari ketersediaan alat, kemampuan ahli bedah dan densitas nukleus.

Operasi Mata ECCE

Operasi Mata ECCE

Operasi mata ECCE yang melibatkan pengeluaran nukleus dan korteks lensa melalui kapsula anterior, meninggalkan kapsula posterior. Prosedur ini memiliki beberapa keuntungan dibanding ICCE karena dilakukan dengan insisi yang lebih kecil, maka trauma endothelium kornea lebih sedikit, astigmatisma berkurang, jahitannya lebih stabil dan aman. Kapsula posterior yang intak akan mengurangi resiko keluarnya vitreous intraoperatif, posisi fiksasi IOL lebih baik secara anatomi, mengurangi angka kejadian edema makular, kerusakan retina dan edema kornea, mengurangi mobilitas iris dan vitreous yang terjadi dengan pergerakan saccus (endophtalmodenesis), adanya barrier restriksi perpindahan molekul aquous dan vitreous, mengurangi akses bakteri terhadap cavitas vitreous untuk endophtalmitis dan mengeleminasi komplikasi jangka panjang dan pendek yang berhubungan dengan lengketnya vitreous dengan iris, kornea dan tempat insisi.

Prosedur operasi ECCE memerlukan keutuhan dari zonular untuk pengeluaran nukleus dan materi kortikal lainnya. Oleh karena itu, ketika zonular tidak utuh pelaksanaan prosedur yang aman melalui ekstrakapsular harus dipikirkan lagi.

Fakoemulsifikasi

Fakoemulsifikasi merupakan prosedur ekstrakapsular dengan mengemulsifikasi nukleus lensa menggunakan gelombang ultrasonik (40.000 MHz) kemudian diaspirasi. Komplikasi yang berkaitan dengan jahitan lebih rendah karena insisinya kecil dan rehabilitasi visualnya lebih cepat.

Proses Operasi Mata ECCE

Langkah operasi katarak  dengan ECCE :

  1. Desiinfeksi dengan betadine
  2. Injeksi retrobulbar dengan  lidocaine 5 cc
  3. Tekan bola mata dengan honan kurang lebih 15 menit atau hingga bola mata erasa soft saat di palpasi
  4. Epilasi bulu mata sampai bersih dengan menggunakan gunting epeilasi dan salep chloramphenicol
  5. Irigasi dengan betadine:aquadest = 1:10
  6. Desfinfeksi
  7. Tuyup lapangan operasi dengan menggunakan doek steril
  8. Buka bola mata dengan menggunakan spekulum dan lakukan kembali M.Rektus su superior dengan benar
  9. Buat flap konjungtiva kurang lebih 100 derajat.
  10. Konjungtiva di pisahkan dari kornea kurang lebih 100 derajat
  11. Tarik seluas 100 derajat dengan menggunakan jarum yang di bengkokan.
  12. Dilakukan kapsuotomi anterior
  13. COA di tembus dengan menggunakan blade
  14. Nukleus dikeluarkan dengn teknik presure. Dan kontra presure
  15. COA di irigasi dengan SIMCOE sampai bersih
  16. Injeksi COA dengan sodim hyaluronat kurang lebih sebnyah 0,1 cc
  17. Inersi IOL   posterior  chamber
  18. Jahit kornea dengan benang nomor 10,0 sebanyak kurang lebih 5-7 jahitan,simpul di tanam
  19. Irigasi COA untuk mengelurkan sodium hyaluronat
  20. COA diijeksi udara
  21. Injeksi sun konjuktiva dengan gentamicin dan dexamethason
  22. Berikan salep mata Chloramphenicol
  23. Tutup dengan kasa dan doff
  24. Operasi mata ECCE selesai.

Keuntungan ECCE

Berikut beberapa keuntungan yang didapat ketika menjalani operasi mata ECCE, antara lain :

  • Dapat insersi IOL PC
  • Jarang komplikasi vitreous di BMD (dibanding ICCE)
  • Angka kejadian CME dan ablasio retina lebih jarang (dibanding ICCE)
  • Bila terjadi ablasio retina, lebih mudah diatasi dan prognosis lebih baik
  • Dapat dilakukan pada penderita umur < 40 tahun

Kerugian ECCE

Meskipun memiliki keuntungan yang banyak, namun tidak berarti operasi mata ECCE tidak memiliki kekurangan. Berikut ini adalah beberapa kekurangan operasi mata ECCE :

  • Perlu learning curve lebih lama (dibanding ICCE)
  • 10 – 50 % terjadi katarak sekunder setelah 3 – 5 tahun
  • Tidak dapat dilakukan pada penderita dengan uveitis khronis yang aktif

Bila Anda sudah berusia lanjut dan mengalami gangguan penglihatan pada fase yang masih awal, pastikan Anda berkonsultasi dengan dokter mata terdekat, untuk dapat ditangani sejak dini, dan apabila telah memerlukan operasi, operasi katarak dapat membantu meningkatkan kualitas hidup Anda.

Operasi Mata ECCE

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Operasi Laser Lasik

Operasi Laser Lasik

 

Operasi Laser Lasik, LASIK merupakan singkatan dari Laser in-Situ Keratomileusis, merupakan operasi yang populer digunakan untuk memperbaiki penglihatan pada orang-orang yang rabun jauh, rabun dekat, atau astigmatisme.

Operasi Laser Lasik

Operasi Laser Lasik

Semua operasi laser lasik untuk mengoreksi kemampuan melihat, berupaya untuk membentuk kembali kornea, bagian depan mata, sehingga cahaya yang masuk melalui kornea dapat terfokus dengan benar ke retina yang terletak di belakang mata. LASIK adalah salah satu dari sejumlah teknik bedah yang digunakan untuk membentuk kembali kornea.

Operasi laser lasik dilakukan dengan membedah mata, memperbaiki lensa mata dengan bantuan peralatan laser canggih. Operasi lasik mata yang dilakukan hanya memakan waktu sekitar 20 menit dan tanpa proses penjahitan, karena pembedahan dilakukan dengan menggunakan laser. Pembedahan dilakukan untuk menyayat lapisan kornea, lalu dilakukan penyinaran untuk memperbaiki mata yang rusak, kemudian kornea ditutupkan dan akan menempel dengan sendiri tanpa perlu dijahit sehingga operasi laser lasik tidak menimbulkan bekas luka/jahitan.

Selama operasi lasik, tetes mata digunakan untuk mematirasakan mata. Kornea diperbaiki menggunakan semacam cincin hisap. Selaput tipis, bulat, dan mengganjal dipotong dari lapisan luar kornea, menggunakan perangkat khusus. Lipatan kornea ini tidak dihapus seluruhnya, namun ditarik kembali sehingga ahli bedah dapat bekerja pada jaringan yang terletak di bawahnya. Langkah berikutnya adalah untuk membentuk kembali jaringan kornea yang mendasarinya, sesuai kebutuhan pasien.

Kelebihan Operasi Laser Lasik

Meski keterangan yang diberikan hanya ringkas akan tetapi operasi lasik mata telah dibuktikan aman dan efektif untuk kebanyakan orang-orang. Dengan penyaringan dan pemilihan pasien secara hati-hati, dan yang memiliki harapan-harapan yang layak, dan dalam perawatan dari seorang ahli bedah yang berpengalaman, kebanyakan pasien-pasien akan sangat senang dengan hasil-hasil mereka. Ini adalah beberapa dari keuntungan-keuntungan lain dari Operasi Laser Lasik :

  • Lasik mampu untuk mengkoreksi secara akurat kebanyakan tingkatan-tingkatan dari myopia (nearsightedness), hyperopia (farsightedness), dan astigmatisme.
  • Prosedurnya cepat, biasanya berlangsung hanya lima sampai 10 menit, dan biasanya tidak sakit.
  • Karena lasernya dituntun oleh sebuah komputer, ia adalah sangat tepat dan hasil-hasilnya adalah sangat akurat.
  • Pada kebanyakan kasus-kasus, suatu perawatan tunggal akan mencapai hasil yang diinginkan; bagaimanapun, perbaikan-perbaikan adalah mungkin jika diperlukan, bahkan bertahun-tahun setelah operasi pertama/awal.

Kekurangan Operasi Laser Lasik

Meskipun memiliki tingkat keberhasilan tinggi, namun tidak berarti tidak memiliki kekurangan operasi laser lasik. Berikut ini adalah beberapa kekurangan operasi laser lasik :

  • Hasil buruk : Meskipun prosedur ini dikatakan sangat efektif, beberapa orang mungkin tidak mengalami peningkatan yang cukup, bahkan setelah menjalani operasi. Hal ini juga berpendapat bahwa hasil yang baik hanya untuk pasien yang memiliki masalah mata ringan atau sedang dan bukan untuk mereka yang memiliki masalah mata parah dan sudah lama.
  • Efek Samping : Dalam kasus operasi mata LASIK, dapat menimbulkan efek samping yang tidak biasa. Sementara beberapa dapat mengalami mata melotot, adanya lingkaran cahaya, dan penglihatan ganda, masalah dengan penglihatan pada malam hari juga banyak ditemukan. Sebagian besar pasien mungkin mengalami mata kering selama beberapa bulan setelah operasi, tapi untuk beberapa, sindrom mata kering yang parah dapat bertahan lebih lama dan membutuhkan perawatan. Efek samping lain termasuk kelebihan koreksi, kekurangan koreksi, induksi silindris, sensitivitas cahaya, dll.
  • Komplikasi : Pembedahan ini dapat menyebabkan komplikasi, seperti infeksi kornea, perpindahan atau lipatan di penutup kornea, lipatan terselip, perdarahan Subconjunctival dan penipisan kornea juga dialami oleh beberapa orang.
  • Bedah Koreksi : Dalam beberapa kasus, operasi lain mungkin diperlukan baik untuk meningkatkan hasil atau untuk memperbaiki masalah yang ditimbulkan oleh operasi sebelumnya. Sementara kekurangan koreksi diperbaiki dengan operasi kedua, kelebihan koreksi sering diperbaiki dengan lensa kontak atau kacamata.
  • Kacamata atau Lensa : Kebebasan dari kacamata atau lensa dikatakan menjadi keuntungan tambahan dari operasi mata LASIK. Namun dalam beberapa kasus, kacamata atau lensa mungkin diperlukan, bahkan setelah operasi.
  • Kerugian Pada Mata atau Kerusakan Ireversibel : Operasi mata LASIK melibatkan pembentukan jaringan kornea. Dalam beberapa kasus tertentu yang jarang, kehilangan penglihatan atau kerusakan permanen mungkin terjadi, sebagai akibat dari prosedur ini. Operasi dan pengobatan lebih lanjut kadang dapat memperbaiki kerusakan.
  • Biaya tinggi : Operasi LASIK mata membutuhkan biaya mahal dan sebagian besar perusahaan asuransi tidak mencakup prosedur ini.

Operasi laser lasik merupakan cara yang sangat bagus untuk mengatasi gangguan penglihatan. Operasi lasik telah dibuktikan aman dan efektif untuk kebanyakan orang-orang. Dengan penyaringan dan pemilihan pasien secara hati-hati, harapan-harapan yang layak, dan dalam perawatan dari seorang ahli bedah yang berpengalaman, kebanyakan pasien akan sangat senang dengan hasil operasi matanya.

Meskipun operasi laser lasik sangat populer sebagai salah satu prosedur perbaikan penglihatan yang efektif, beberapa individu dapat mengalami efek samping tertentu dan komplikasi setelah menjalani operasi laser lasik.

Operasi Laser Lasik

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Operasi Mata Virektomi

Operasi Mata Virektomi

 

Operasi Mata Vitrektomi merupakan tindakan pembedahan yang dilakukan untuk mengangkat cairan mata, vitreus, yang ada di mata bagian tengah. Operasi ini biasanya dilakukan untuk mengatasi lepasnya retina dari dinding belakang mata (ablasio retina). Hal ini bertujuan untuk menyingkirkan cairan vitreus sehingga dokter spesialis mata dapat melihat bagian belakang mata dengan lebih jelas.

Operasi Mata Virektomi

Operasi Mata Virektomi

Selain itu, operasi mata vitrektomi juga dilakukan untuk membuang darah di dalam cairan vitreus (vitreus hemoragik) yang tidak dapat diserap sendiri oleh tubuh.

Saat operasi mata vitrektomi, dokter akan memasukkan suatu instrumen kecil ke dalam mata, memotong lapisan mata, dan mengeluarkan cairan vitreus. Setelah cairan vitreus dikeluarkan, dokter akan mengobati kerusakan retina dengan laser (fotokoagulasi), memotong atau mengangkat jaringan parut di dalam retina, mengembalikan retina yang telah lepas, atau memperbaiki robekan atau lubang yang ada di dalam retina atau makula. Operasi mata virektomi ini dikerjakan antara lain pada:

  1. Ablasio retina (retinal detachment). Ablasio retina umumnya disebabkan oleh robekan pada retina akibat: faktor bawaan, benturan, dan lain lain. Ablasio retina dapat menyebabkan kebutaan apabila retina tidak dilekatkan kembali dalam waktu relatif singkat.
  1. Mengkerutnya makula (macular pucker). Makula adalah bagian retina yang digunakan untuk membaca dan penglihatan halus. Pada penderita macular pucker, tumbuh jaringan ikat pada permukaan makula yang menyebabkan pengkerutan makula. Akibatnya penglihatan mengalami distorsi sehingga garis lurus akan tampak  berkelok-kelok.
  1. Retinopati diabetik (diabetic retinopathy) adalah penyakit retina akibat diabetes mellitus atau kencing manis. Pada fase awal, retinopati diabetik dapat diatasi dengan laser saja. Pada kasus lanjut, kadang-kadang perlu dilakukan operasi vitrektomi untuk membersihkan vitreus yang keruh akibat perdarahan, dan untuk mengupas jaringan ikat pada permukaan retina.
  1. Infeksi bola mata (endophthalmitis).Infeksibakteri yang masuk kedalam rongga bola mata sangat berbahaya bagi penglihatan dan memerlukan penanganan cepat. Pada kasus yang berat mungkin diperlukan operasi vitrektomi untuk mengeluarkan vitreus yang terinfeksi dan untuk menyuntikkan antibiotika kedalam bola mata.
  1. Trauma mata (benturan atau luka pada bola mata). Pada kasus trauma mata dimana terjadi perdarahan vitreus atau ablasio retina mungkin diperlukan operasi vitrektomi untuk membersihkan darah dan melekatkan kembali retina. Bila ada benda asing yang masuk kedalam rongga bola mata, umumnya disepakati bahwa perlu dikeluarkan dengan operasi vitrectomy.

Bagaimana Cara Melakukan Operasi Mata Vitrektomi ?

Operasi Mata Vitrektomi adalah operasi mikro yang dilakukan di ruang operasi. Pembiusan dapat dilakukan iokal atau umum. Untuk prosedur yang lebih rumit, pembiusan umum lebih disukai. Dua atau tiga sayatan tipis pada sclera akan dibuat agar beberapa alat yang kecil dapat diselipkan ke mata seperti larnpu fibreoptik, pemotong vitreus, gunting halus, dan alat laser, Cairan vitreus akan digantikan bahan lain seperti larutan garam yang mirip dengan cairan tubuh, udara atau gas. Cairan vitreus tidak akan terbentuk lagi dan mata dapat berfungsi tanpa vitreus.

Pada akhir operasi sayatan tadi akan dijahit kembali dan akan sembuh perlahan-lahan.dan selanjutnya akan menyebabkan kebutaan. Insiden kebutaan pada penderita diabetes mellitus adalah 25 kali lebih tinggi dari populasi normal.

Makin lama seseorang rnenderita diabetes mellitus, semakin tinggi kemungkinan ia akan menderita retinopati diabetika- Sekitar 80% orang yang sudah menderita diabetes mellitus selama 15 tahun akan terserang oleh retinopati diabetika.

Resiko Dan Komplikasi Apa Yang Mungkin Timbul Pada Operasi Mata Vitrektomi ?

Seperti halnya operasi yang lain, operasi mata vitrektomi pun mempunyai komplikasi seperti:

  • Perdarahan
  • Infeksi
  • Peningkatan tekanan bola mata.
  • Ablasio retina.
  • Katarak

Timbulnya katarak lebih awal, terjadi pada lebih dari 50% pasien yang menjalani vitrektomi. Pasien ini akan menjalani operasi katarak.

Komplikasi akibat pembiusan dapat terjadi. Pembiusan okal kadang-kadang menimbulkan perdarahan di sekeliling mata tapi jarang berakibat lanqsung pada mata. Pembiusan umum berpotensi resiko serius. Bila Anda akan mendapatkan pembiusan umum, Anda akan ditangani oleh spesialis anestesiologi sebelum operasi.

Operasi Mata Virektomi

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Operasi Lasik Pada Mata Anak

Operasi Lasik Pada Mata Anak

 

Operasi Lasik Pada Mata Anak, Operasi lasik adalah operasi yang benar-benar bisa menyembuhkan gangguan mata secara total. Operasi lasik merupakan operasi yang populer digunakan untuk memperbaiki penglihatan pada orang-orang yang rabun jauh, rabun dekat, atau astigmatisme. Operasi ini dilakukan dengan membedah mata, memperbaiki lensa mata dengan bantuan peralatan laser canggih.

Operasi Lasik Pada Mata Anak

Operasi Lasik Pada Mata Anak

Semua operasi-lasik bertujuan untuk mengoreksi kemampuan melihat, berupaya untuk membentuk kembali kornea, bagian depan mata, sehingga cahaya yang masuk melalui kornea dapat terfokus dengan benar ke retina yang terletak di belakang mata.

Operasi yang dilakukan hanya memakan waktu sekitar 20 menit dan tanpa proses penjahitan, karena pembedahan dilakukan dengan menggunakan laser. Pembedahan dilakukan untuk menyayat lapisan kornea, lalu dilakukan penyinaran untuk memperbaiki mata yang rusak, kemudian kornea ditutupkan dan akan menempel dengan sendiri tanpa perlu dijahit sehingga operasi-lasik tidak menimbulkan bekas luka/jahitan.

Operasi kini semakin banyak dipilih sebagai jalan pintas untuk mendapatkan penglihatan tajam oleh penderita mata minus. Untuk menjalani operasi terdapat beberapa syarat salah satunya umur. Saat akan di lasik umur yang diperbolehkan adalah 18 tahun.

Badan pengawas obat dan makanan AS (FDA) sendiri tidak mengijinkan operasi-lasik untuk orang berusia di bawah 18 tahun. Anak-anak bukan kandidat untuk operasi lasik karena mata mereka masih terus berkembang. Dikhawatirkan mata anak akan kembali berubah setelah menjalani operasi. Itu sebabnya operasi lasik sebaiknya dilakukan saat penglihatan seseorang lebih stabil.

FDA tidak merekomendasikan Lasik untuk mereka yang ukuran kaca mata atau lensa kontaknya masih berubah pada tahun lalu. Biasanya penambahan ukuran kaca mata itu terjadi pada anak dan remaja. Jika terdapat perubahan yang signifikan pada ukuran kaca mata maka pasien bukan kandidat untuk tindakan lasik.

Walau pun lasik termasuk prosedur yang aman, namun operasi lasik berkaitan dengan komplikasi serius. Beberapa pasien yang mendapatkan lasik diketahui mengalami efek samping sindrom mata kering bahkan gangguan penglihatan.

Meski begitu ada beberapa kondisi dimana anak boleh mendapatkan tindakan operasi laser mata. Misalnya anak yang salah satu matanya rabun jauh atau rabun dekat dan sangat nyata perbedaannya dengan mata lainnya. Pada kasus seperti ini biasanya disebabkan karena ada gangguan di otak sehingga berpotensi mengalami henti pertumbuhan mata karena tidak pernah digunakan.

Syarat Operasi Lasik Pada Mata

Berikut adalah syarat dari prosedur operasi-lasik yang harus diperhatikan sebelum Anda melakukan operasi-lasik:

  • Usia 18 tahun keatas
  • Kedua mata harus keadaan sehat
  • Ukuran kacamata stabil selama 6 bulan-1 tahun
  • Melepas soft lense selama 14 hari atau hard lense selama 30 hari sebelum lasik
  • Tidak sedang hamil/menyusui

Efek Samping Operasi Lasik

Beberapa pasien mengalami ketidaknyamanan dalam 24 sampai 48 jam pertama setelah operasi-lasik. Efek samping lain, meskipun jarang antaranya:

  • Silau
  • Penglihatan berbayang
  • Kesulitan melihat pada malam hari
  • Kemampuan penglihatan yang berfluktuasi
  • Mata kering
  • Bulu Mata Tumbuh Di Tempat Tak Seharusnya
  • Resiko Kebutaan

Meskipun operasi lasik termasuk aman ada baiknya jika sebelum melakukan lasik Anda mencari tahu terlebih dahulu mengenai operasi-lasik, kelebihan dan kekurangannya, bagaimana prosedur dan persyaratannya agar terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan.

Operasi Lasik Pada Mata Anak

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Operasi Lasik Saat Hamil

Operasi Lasik Saat Hamil

 

Operasi Lasik Saat Hamil, LASIK adalah kependekan dari Laser-Assisted in situ Keratomileusis. Pengertian operasi lasik adalah suatu tindakan bedah pada kornea mata menggunakan sinar laser yang bertujuan untuk memperbaiki ketajaman penglihatan. Dengan demikian, mengurangi ketergantungan terhadap kacamata atau lensa kontak.

Operasi Lasik Saat Hamil

Operasi Lasik Saat Hamil

Lasik mata menggunakan sinar laser ultraviolet untuk menghilangkan jaringan kornea mata dan berbentuk baru sehingga cahaya bisa focus dengan jelas pada retina, operasi lasik saat hamil. Operasi Lasik mata menyebabkan kornea mata menjadi lebih tipis. Lasik merupakan prosedur operasi yang mudah dan tidak perlu perawatan inap untuk pasien. Prosedur ini hanya membutuhkan waktu sekitar 10 sampai 15 menit saja. Bius atau anestesi yang di gunakan hanya sejenis tetes mata yang membuat permukaan mata menjadi mati rasa, operasi lasik saat hamil.

Bolehkah Melalukan Operasi Lasik Saat Hamil ?

Meskipun lasik merupakan prosedur yang aman dan efektif dengan teknologi terkini, tak lantas membuat operasi ini diperbolehkan dilakukan bagi semua orang, operasi lasik saat hamil. Ada beberapa faktor yang menyebabkan seseorang tidak diperbolehkan melakukan lasik. Salah satunya, ibu hamil dan menyusui, operasi lasik saat hamil.

Operasi Lasik Saat Hamil, Ibu hamil disarankan untuk menunda melakukan operasi karena ketika kehamilan menyebabkan terjadinya perubahan hormon dalam tubuh. Perubahan ini menyebabkan tumbuhnya bulu-bulu halus, kenaikan berat badan hingga perubahan dalam fungsi indera penglihatan.

Karena terjadinya perubahan pada fungsi penglihatan wanita itulah, ibu hamil tidak disarankan melakukan lasik, operasi lasik saat hamil. Selain itu, obat bius dan tetes mata yang diberikan pada saat rangkaian operasi ada kemungkinan mempengaruhi janin yang sedang berkembang. Untuk mencegah komplikasi kelahiran atau cacat karena operasi lasik saat hamil, penting bagi pasien dan ahli bedah mata sebaiknya menunggu untuk melakukan lasik di beberapa bulan setelah menyusui ASI, operasi lasik saat hamil.

Secara umum, ahli bedah mata akan menunggu sampai dua kali siklus masa menstruasi. Namun, penglihatan wanita juga tidak akan langsung berubah ke normal pasca persalinan, operasi lasik saat hamil. Obat-obatan dan anestesi yang diberikan dalam rangkaian operasi lasik juga ditakutkan mempengaruhi kualitas ASI, operasi lasik saat hamil.

Keunggulan Operasi Lasik Mata

Operasi lasik saat hamil, Meski keterangan yang diberikan hanya ringkas akan tetapi Operasi Lasik Mata telah dibuktikan aman dan efektif untuk kebanyakan orang-orang. Dengan penyaringan dan pemilihan pasien secara hati-hati, dan yang memiliki harapan-harapan yang layak, dan dalam perawatan dari seorang ahli bedah yang berpengalaman, kebanyakan pasien-pasien akan sangat senang dengan hasil-hasil mereka. Ini adalah beberapa dari keuntungan-keuntungan lain dari Lasik mata :

  • Lasik mata mampu untuk mengkoreksi secara akurat kebanyakan tingkatan-tingkatan dari myopia (nearsightedness), hyperopia (farsightedness), dan astigmatism.
  • Prosedurnya cepat, biasanya berlangsung hanya lima sampai 10 menit, dan biasanya tidak sakit.
  • Karena lasernya dituntun oleh sebuah komputer, ia adalah sangat tepat dan hasil-hasilnya adalah sangat akurat.
  • Pada kebanyakan kasus-kasus, suatu perawatan tunggal akan mencapai hasil yang diinginkan; bagaimanapun, perbaikan-perbaikan adalah mungkin jika diperlukan, bahkan bertahun-tahun setelah operasi pertama/awal.

Kerugian Lasik Mata

Berikut beberapa kerugian lasik mata, antara lain :

  • Karena setiap pasien akan sembuh secara sedikit berbeda, hasil-hasil mungkin bervariasi dari pasien ke pasien.
  • Lasik mata dapat membuat beberapa aspek-aspek penglihatan anda lebih buruk, termasuk penglihatan malam dengan cahaya yang menyilaukan dan lingkaran-lingkaran cahaya.
  • Lasik mata mungkin membuat gejala-gejala mata kering lebih buruk pada individu-individu tertentu.
  • Pada keadaan-keadaan yang jarang, lasik mata dapat membuat penglihatan anda lebih buruk dan tidak dapat dikoreksi dengan kacamata-kacamata atau lensa-lensa kontak reguler (biasa).

Itulah beberapa informasi mengenai operasi lasik saat hamil. Semoga artikel mengenai operasi lasik saat hamil diatas dapat bermanfaat untuk Anda.

Anda mempunyai keluhan terhadap mata Anda ?? atau Anda sedang mencari obat mata yang bagus tanpa menimbulkan efek samping ?? Kami punya solusinya, obat mata herbal untuk segala jenis penyakit mata dari Jepang Super Lutein (S-Lutena). Super Lutein sangat bagus untuk kesehatan mata secara total, termasuk dapat pengobatan untuk penyakit mata. Kandungan lutein dan zeaxanthin dalam super lutein sangat bagus untuk memperbaiki kerusakan sel/saraf mata, dan kandungan DHA juga dapat memaksimalkan dalam mendukung lutein dan zeaxanthin dalam perbaikan gangguan kesehatan pada mata.

Super Lutein (S Lutena) aman untuk siapa saja, bahkan untuk ibu menyusui & bayi sekalipun, karena bukan obat-obatan kimia, namun merupakan komposisi nutrisi yg sangat dibutuhkan oleh tubuh manusia. Oleh sebab itu, Super Lutein (S Lutena) malahan S Lutena untuk ibu hamil sangat dianjurkan bagi anak-anak. Selain untuk memenuhi keperluan nutrisi tumbuh-kembangnya anak-anak, Super Lutein juga menolong dalam menjaga kesehatan mereka, bahkan suplemen ini juga dapat menurunkan hiperaktifitas, serta meningkatkan konsentrasi, daya tangkap & daya ingat anak-anak.

Telah terbukti dari banyak kesaksian orang tua yang anak-anaknya mengalami peningkatan prestasi yang signifikan di sekolah setelah mereka mengkonsumsi Super Lutein (S Lutena).

Operasi Lasik Saat Hamil

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Operasi Mata RLE

Operasi Mata RLE

 

Operasi Mata RLE (Refractive Lens Exchange) adalah salah satu alternative tindakan untuk mengkoreksi kelainan refraksi terutama pada pasien yang tidak layak untuk menjalani prosedur lasik. Tidakan operasi mata RLE ini sangat membantu untuk mengatasi keluhan penglihatan terutama bagi pasien yang memiliki kelainan refraksi yang tinggi atau sudah mengalami presbiopia (daya akomodasi mata yang sudah menurun).

Operasi Mata RLE

Operasi Mata RLE

Operasi mata RLE memperbaiki penglihatan dengan membuang natural crystalline lens (lensa mata) dan menggantinya dengan lensa implan / Intra Ocular Lens (IOL) hampir sama dengan operasi katarak sehingga pasca operasi pasien tidak akan mengalami penyakit katarak. Bedah Refraksi ini biasanya ditujukan kepada pasien yang memiliki dioptri lebih dari 8 (lebih dari minus 8) yang mana sulit dilakukan dengan bedah refraksi lainnya, seperti LASIK.

Bedah Refraksi ini membutuhkan kurang lebih 30 menit untuk setiap mata dengan menggunakan bius lokal yang terkandung dalam tetes mata. Bedah refraksi ini tidak memerlukan adanya suntikan atau jahitan.

Bagaimana Operasi Mata RLE Dilakukan ?

Operasi mata RLE dilakukan seperti halnya pada operasi katarak, tetapi tujuan dari tindakan ini adalah untuk mengatasi kelainan refraksinya, pada tindakan RLE, lensa mata diganti dengan lensa buatan yang di sebut IOL (Intraocular Lens) yang terbuat dari bahan silikon atau plastik. Pemasangan IOL dilakukan untuk mengkoreksi pasien-pasien yang memiliki keluhan rabun dekat (plus) dan rabun jauh (minus), sedangkan untuk pasien yang memiliki keluhan dengan silindris biasanya diperlukan lensa khusus untuk meminimalkan efek silindrisnya. Pada pasien dengan minus tinggi pada umumnya retina mata lebih tipis dibandingkan dengan retina pasien normal, oleh karenanya terkadang sebelum dilakukan operasi mata RLE diperlukan suatu tindakan laser retina.

Apa Keunggulan Operasi Mata RLE?

Beberapa keunggulan dari operasi mata RLE diantaranya adalah tindakan ini sudah dilakukan bertahun-tahun untuk periode yang cukup lama dan bagian kornea tidak tersentuh pada saat tindakan dilakukan. Dengan demikian, bagi pasien yang memiliki kornea tipis, mata kering, atau memiliki masalah kornea lainnya, maka pilihan untuk menjalani tindakan RLE adalah alternatif yang terbaik. Jadi hasil yang diharapkan tidak tercapai setelah tindakan operasi mata RLE dilakukan, lensa IOL bisa diganti dengan lensa lain dengan ukuran tertentu sesuai yang diinginkan. Prosedur lasik bisa saja dilakukan setelah tindakan RLE sebagai upaya untuk penyesuaian atau perbaikan dari kelainan refraksi yang diharapkan, tindakan ini disebut Bioptic Surgery yakni kombinasi dari tindakan operasi mata RLE dan Lasik.

Meskipun RLE terbukti aman, tetapi sama seperti tindakan operasi apapun lainnya kemungkinan resiko akan selalu ada. Pasien dengan minus tinggi bisa saja terjadi resiko timbulnya masalah retina setelah tindakan RLE dilakukan. Selain itu, jika daya akomodasi pasien masih bagus, daya akomodasi tersebut bisa saja menurun setelah pasien menjalani tindakan operasi mata RLE. Tetapi, jika pasien sudah memiliki presbiopia dengan daya akomodasi yang sudah menurun dan sudah memerlukan kacamata baca, kemungkinan penurunan akomodasi akibat RLE mungkin tidak dirasakan sebagai suatu hal yang berarti karena sebelumnya sudah memiliki keterbatasan daya akomodasinya. Walaupun angka tersebut prosentasenya sangat kecil, namun hal ini perlu diketahui sebagai suatu pemahaman.

Biaya Operasi Mata RLE

Pergantian lensa mata di dalam mata, karena tidak dapat dilakukan tindakan Lasik. Umumnya disebabkan tingginya minus. Kelebihan RLE, bisa memenuhi target yang diharapkan, karena ukuran lensanya tersedia. Kelemahan RLE, proses penyembuhannya bisa lebih dari satu minggu.

Untuk tindakan operasi mata RLE, satu mata sekitar Rp7,5 juta. Untuk Bio Optic surgery (tindakan RLE dan LASIK), biayanya mencapai Rp12,5 juta. Perlu diketahui, RLE dan tindakan Lasik umumnya tidak bisa dilakukan bersamaan.

Operasi Mata RLE

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Prosedur Operasi Lasik Pada Mata

Prosedur Operasi Lasik Pada Mata

 

Prosedur Operasi Lasik, Berbagai gangguan mata yang umum ditemui adalah rabun dekat, rabun jauh dan silinder. Cara yang paling umum digunakan untuk mengatasi hal ini adalah dengan menggunakan kacamata. Seiring dengan kemajuan zaman, banyak yang menggunakan soft lens yang langsung diletakkan pada lensa mata.

Prosedur Operasi Lasik Pada Mata

Prosedur Operasi Lasik Pada Mata

Atau bagi yang tidak suka menggunakan kacamata atau soft lens, pilihan lain adalah dengan melakukan operasi lasik sehingga mata Anda dapat kembali berfungsi secara normal. Operasi ini dirancang untuk merawat refractive error (kesalahan bias) dan memperbaiki penglihatan, tidak perlu heran, jika setelah melakukan lasik mata, kita tak lagi membutuhkan kacamata atau lensa kontak.

Operasi ini dilakukan dengan membedah mata, memperbaiki lensa mata dengan bantuan peralatan laser canggih. Operasi yang dilakukan hanya memakan waktu sekitar 20 menit dan tanpa proses penjahitan, karena pembedahan dilakukan dengan menggunakan laser. Pembedahan dilakukan untuk menyayat lapisan kornea, lalu dilakukan penyinaran untuk memperbaiki mata yang rusak, kemudian kornea ditutupkan dan akan menempel dengan sendiri tanpa perlu dijahit sehingga operasi lasik tidak menimbulkan bekas luka/jahitan.

Prosedur Operasi Lasik

Prosedur operasi lasik sebelum pasien menjalani lasik ada beberapa hal dan kegiatan pemeriksaan yang harus di jalani, antara lain:

  1. Sebelum pemeriksaan, pasien sudah tidak memakai lensa kontak lunak minimal 2 minggu dan untuk lensa kontak keras atau RGP minimal 1 bulan, ini bertujuan untuk mengembalikan kondisi kornea menjadi normal.
  1. Pasien hendaknya tidak datang sendiri, melainkan ada teman atau pendamping, karena pada umumnya jika di perlukan pemeriksaan dengan dilatasi atau pelebaran pada pupil untuk memeriksa retina secara menyeluruh, maka penglihatan akan menjadi kabur selama sekitar 4-5 jam, dan ini untuk membantu jika pasien harus pulang dengan kendaraan mobil (harus ada yang setir, atau pilihan lain, naik taksi).
  1. Pada saat registrasi, pasien akan di jelaskan bagaimana proses lasik dan sebagainya.
  1. Menjalani pemeriksaan oleh Refraksionis Optisien meliputi, pengukuran lebar pupil, ukuran refraksi, pemeriksaan topography kornea, pemeriksaan abberasi dan pemeriksaan tebal kornea.
  1. Selanjutnya konsultasi dan menjalani pemeriksaan oleh Dokter spesialis mata, meliputi pemeriksaan refraksi, Kornea, air mata, fundus dan menentukan kelayakan untuk menjanai lasik.
  1. Penjadwalan hari tindakan lasik atas kesepakatan dokter dan pasien.

Prosedur Operasi Lasik Saat Akan Menjalani Operasi Lasik

Berikut ini adalah beberapa prosedur operasi lasik yang harus dijalani oleh pasien pada saat hari menjalani operasi lasik diantaranya :

  1. Dianjurkan untuk makan secukupnya, tidak perlu berpuasa.
  1. Sebaiknya mengajak seseorang untuk menemani Anda, agar bisa mengantarkan dalam perjalanan pulang.
  1. Tidak diperbolehkan mengendarai kendaraan pada hari setelah LASIK, sampai dokter mengijinkan.
  1. Jangan memakai parfum, body lotion, bodyspray, aftershafe, minyak rambut, dll yang beraroma wangi.
  1. Dianjurkan mandi dan mencuci rambut.
  1. Jangan memakai make up disekitar mata seperti eye shadow, mascara dll sebelum dan sesudah operasi, sampai diijinkan oleh dokter.
  1. Minum obat penenang jika diperlukan, agar anda bisa lebih tenang dan santai.
  1. Selama menjalani tindakan LASIK, sebaiknya selalu mengikuti instruksi dan kooperatif dengan dokter dan staf.

Tahapan LASIK

LASIK merupakan tindakan operasi tanpa harus rawat inap. Pasien hanya memerlukan anestesi topical (tetes mata) selama operasi, tanpa merasakan sakit/nyeri. Waktu yang dibutuhkan untuk kedua mata sekitar 20 menit dan saat lasernya bekerja memerlukan waktu sekitar 20 detik/mata.

Tahap 1

Prosedur operasi lasik tahap pertama : Membuat flap (lapisan) pada kornea dengan menggunakan mikrokeratom

Tahap 2

Prosedur operasi lasik tahap kedua : Setelah flap dibuka, mesin laser langsung bekerja pada kornea mata. Sebagian flap masih menempel pada kornea.

Tahap 3

Prosedur operasi lasik tahap ketiga : Setelah tindakan laser, flap akan dikembalikan pada posisi semula dan akan melekat erat tanpa perlu penjahitan.

Itulah informasi mengenai prosedur operasi lasik. Sekian artikel mengenai prosedur operasi lasik. Semoga artikel mengenai prosedur operasi lasik diatas dapat bermanfaat untuk Anda.

Prosedur Operasi Lasik Pada Mata

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Kekurangan Operasi Lasik Mata

Kekurangan Operasi Lasik Mata

 

Kekurangan Operasi Lasik, Operasi Lasik adalah salah satu pendatang terbaru dalam prosedur perbaikan penglihatan yang cepat mendapatkan popularitas. Prosedur ini bertujuan untuk memperbaiki kesalahan bias, dengan membentuk kembali kornea. Dengan operasi ini, cahaya yang jatuh pada kornea dapat benar-benar fokus pada retina. Ini menghilangkan kebutuhan kacamata atau lensa kontak dan meningkatkan penglihatan untuk sebagian besar.

Kekurangan Operasi Lasik Mata

Kekurangan Operasi Lasik Mata

Operasi lasik mata dilakukan dengan membedah mata, memperbaiki lensa mata dengan bantuan peralatan laser canggih. Operasi lasik mata yang dilakukan hanya memakan waktu sekitar 20 menit dan tanpa proses penjahitan, karena pembedahan dilakukan dengan menggunakan laser. Pembedahan dilakukan untuk menyayat lapisan kornea, lalu dilakukan penyinaran untuk memperbaiki mata yang rusak, kemudian kornea ditutupkan dan akan menempel dengan sendiri tanpa perlu dijahit sehingga operasi lasik tidak menimbulkan bekas luka/jahitan.

Selama operasi, tetes mata digunakan untuk mematirasakan mata. Kornea diperbaiki menggunakan semacam cincin hisap. Selaput tipis, bulat, dan mengganjal dipotong dari lapisan luar kornea, menggunakan perangkat khusus. Lipatan kornea ini tidak dihapus seluruhnya, namun ditarik kembali sehingga ahli bedah dapat bekerja pada jaringan yang terletak di bawahnya. Langkah berikutnya adalah untuk membentuk kembali jaringan kornea yang mendasarinya, sesuai kebutuhan pasien. Pola membentuk kembali kornea dapat bervariasi dari satu pasien ke pasien lain, sesuai dengan masalah penglihatan yang mendasarinya. Setelah membentuk kembali dilakukan dengan laser, penutup kornea direposisi dan dibiarkan untuk menyembuhkan sendiri. Tidak ada jahitan wajib setelah operasi ini.

Meskipun operasi ini sangat populer sebagai salah satu prosedur perbaikan penglihatan yang efektif, beberapa individu dapat mengalami efek samping tertentu dan komplikasi. Sehingga disarankan untuk mengevaluasi kelebihan dan kekurangan operasi lasik sebelum memilih prosedur ini. Meskipun memiliki tingkat keberhasilan tinggi, namun tidak berarti tidak memiliki kekurangan operasi lasik. Berikut ini adalah beberapa kekurangan operasi lasik :

  1. Bedah Koreksi

Dalam beberapa kasus, operasi lain mungkin diperlukan baik untuk meningkatkan hasil atau untuk memperbaiki masalah yang ditimbulkan oleh operasi sebelumnya. Sementara kekurangan koreksi diperbaiki dengan operasi kedua, kelebihan koreksi sering diperbaiki dengan lensa kontak atau kacamata.

  1. Efek Samping

Dalam kasus operasi mata LASIK, dapat menimbulkan kekurangan operasi lasik berupa efek samping yang tidak biasa. Sementara beberapa dapat mengalami mata melotot, adanya lingkaran cahaya, dan penglihatan ganda, masalah dengan penglihatan pada malam hari juga banyak ditemukan. Sebagian besar pasien mungkin mengalami mata kering selama beberapa bulan setelah operasi, tapi untuk beberapa, sindrom mata kering yang parah dapat bertahan lebih lama dan membutuhkan perawatan.

  1. Hasil Buruk

Kekurangan operasi lasik yang pertama adalah Hasil yang buruk. Meskipun prosedur ini dikatakan sangat efektif, beberapa orang mungkin tidak mengalami peningkatan yang cukup, bahkan setelah menjalani operasi. Hal ini juga berpendapat bahwa hasil yang baik hanya untuk pasien yang memiliki masalah mata ringan atau sedang dan bukan untuk mereka yang memiliki masalah mata parah dan sudah lama.

  1. Komplikasi

Pembedahan ini dapat menyebabkan kekurangan operasi lasik ini, seperti infeksi kornea, perpindahan atau lipatan di penutup kornea, lipatan terselip, perdarahan Subconjunctival dan penipisan kornea juga dialami oleh beberapa orang.

  1. Biaya Tinggi

Operasi mata LASIK membutuhkan biaya mahal dan sebagian besar perusahaan asuransi tidak mencakup prosedur ini.

  1. Kacamata atau Lensa

Kebebasan dari kacamata atau lensa dikatakan menjadi keuntungan tambahan dari operasi mata LASIK. Namun dalam beberapa kasus, kekurangan operasi lasik ini mungkin diperlukan, bahkan setelah operasi.

  1. Kerugian Pada Mata atau Kerusakan Ireversibel

Operasi mata LASIK melibatkan pembentukan jaringan kornea. Dalam beberapa kasus tertentu yang jarang, kehilangan penglihatan atau kerusakan permanen mungkin terjadi, sebagai akibat dari prosedur ini. Operasi dan pengobatan lebih lanjut kadang dapat memperbaiki kerusakan.

Terimakasih telah membaca artikel mengenai kekurangan operasi lasik. Semoga artikel mengenai kekurangan operasi lasik diatas dapat bermanfaat untuk anda.

Kekurangan Operasi Lasik Mata

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Kelebihan Operasi Lasik Pada Mata

Kelebihan Operasi Lasik Pada Mata

 

Kelebihan Operasi Lasik, Pernahkah Anda mengdengar operasi mata yang namanya Operasi Lasik Mata ? Saat ini, metode operasi mata lasik memang sedang menjadi tren karna biayanya yang murah. Jika Anda ingin terbebas dari kacamata ataupun lensa kontak, mungkin Anda akan mempertimbangkan metode operasi ini. Tetapi, sebelum itu kenali terlebih dahulu mengenai operasi mata lasik, prosedurnya dan apakah ada risiko dibalik operasi ini.

Kelebihan Operasi Lasik Pada Mata

Kelebihan Operasi Lasik Pada Mata

Lasik merupakan suatu tindakan operasi yang dapat memberikan solusi kelainan refraksi mata, sehingga setelah dilakukan tindakan operasi lasik, Anda dapat terbebas dari penggunaan kacamata/lensa kontak. Operasi lasik dilakukan dengan membedah mata, memperbaiki lensa mata dengan bantuan peralatan laser canggih.

Semakin canggih teknologi lasik yang digunakan, semakin bisa memulihkan gangguan refraksi pada mata. Kecanggihan teknologi lasik mata berhubungan dengan kemampuan menurunkan besarnya minus pada mata karena semakin canggih alat, semakin sedikit kornea mata yang dikikis. Artinya, semakin besar penurunan gangguan refraksi yang bisa dilakukan.

Lasik yang dilakukan hanya memakan waktu sekitar 20 menit dan tanpa proses penjahitan, karena pembedahan dilakukan dengan menggunakan laser. Pembedahan dilakukan untuk menyayat lapisan kornea, lalu dilakukan penyinaran untuk memperbaiki mata yang rusak, kemudian kornea ditutupkan dan akan menempel dengan sendiri tanpa perlu dijahit sehingga operasi ini tidak menimbulkan bekas luka/jahitan.

Kelebihan Operasi Lasik

Seperti pengobatan bedah lainnya, operasi lasik mata juga membawa risiko dan komplikasi sendiri. Survei terbaru menunjukkan bahwa sekitar 90% dari pasien puas dengan hasil operasi. Namun, prosedur ini tidak sepenuhnya bebas risiko. Berikut beberapa kelebihan operasi lasik pada mata :

  1. Koreksi Penglihatan

Kelebihan operasi lasik ini sangat efektif dalam mengoreksi kesalahan bias seperti, miopia (rabun dekat) dan hyperopia (rabun jauh). Sebagian besar pasien yang telah menjalani operasi puas dengan hasilnya.

  1. Minimal Rasa Sakit

Kelebihan operasi lasik berikutnya adalah minimal rasa sakit. Operasi ini dikaitkan dengan rasa sakit yang minimal dan ketidaknyamanan. Sementara anestesi diberikan dalam bentuk tetes mata, obat-obatan juga dapat digunakan pasien untuk bersantai selama prosedur operasi. Operasi ini tidak melibatkan jahitan.

  1. Satu Kali Bedah

Kelebihan operasi lasik ini dilakukan hanya satu kali, yang hampir tanpa rasa sakit dan dilakukan dalam hitungan menit. Namun, dengan bertambahnya usia, beberapa orang mungkin masih membutuhkan kacamata baca. Dalam hal itu, mereka mungkin memilih untuk operasi lain untuk perbaikan penglihatan.

  1. Hasil Cepat

Kelebihan operasi lasik yang lain adalah penyembuhan cepat, pemulihan cepat, dan hasil yang baik. Dalam kebanyakan kasus, mata akan kembali stabil dalam beberapa hari. Hasil langsung dapat terlihat pada pasien dengan masalah penglihatan ringan.

  1. Prosedur Rawat Jalan

Kelebihan operasi lasik, operasi mata lasik memakan waktu sekitar 10 sampai 15 menit untuk setiap mata. Prosedur ini dapat dilakukan pada kedua mata pada sesi yang sama, atau pada hari yang berbeda.

  1. Tidak Ada Lagi Kacamata atau Lensa Kontak

Kelebihan operasi lasik ini sangat menguntungkan bagi mereka, yang alergi terhadap lensa kontak dan mereka yang ingin menyingkirkan kacamata. Prosedur ini sangat bermanfaat bagi profesi yang tidak memperbolehkan berkacamata atau memakai lensa kontak. Karena lasernya dituntun oleh sebuah komputer, ia adalah sangat tepat dan hasil-hasilnya adalah sangat akurat. Pada kebanyakan kasus-kasus, suatu perawatan tunggal akan mencapai hasil yang diinginkanbagaimanapun, perbaikan-perbaikan adalah mungkin jika diperlukan, bahkan bertahun-tahun setelah operasi pertama/awal.

Itulah beberapa kelebihan operasi lasik pada mata. Terimakasih telah membaca artikel mengenai kelebihan operasi lasik pada mata. Semoga artikel mengenai kelebihan operasi lasik pada mata diatas dapat bermanfaat untuk Anda.

Kelebihan Operasi Lasik Pada Mata

Posted in Uncategorized | Leave a comment